SULAWESI TENGAH — Parallels Desktop 27 resmi hadir sebagai versi terbaru perangkat lunak virtualisasi yang memungkinkan pengguna Mac menjalankan sistem operasi lain, termasuk Windows, Linux, dan macOS versi berbeda, tanpa perlu restart perangkat. Pembaruan ini menjadi sorotan komunitas pengguna Apple, khususnya kalangan profesional dan tim IT yang bergantung pada virtualisasi untuk kebutuhan kerja sehari-hari.
Apa yang Baru di Parallels Desktop 27
Dmitry Geynisman dari Parallels hadir sebagai narasumber dalam episode terbaru podcast Apple @ Work untuk mengupas tuntas fitur-fitur baru yang dibawa versi 27. Pembahasan mencakup berbagai peningkatan yang menyasar pengalaman pengguna, mulai dari sisi performa hingga kemudahan pengelolaan perangkat.
Podcast Apple @ Work sendiri merupakan program yang secara eksklusif didukung oleh Mosyle, platform terpadu Apple yang mengintegrasikan berbagai solusi untuk deployment, manajemen, dan perlindungan perangkat Apple di lingkungan kerja. Lebih dari 45.000 organisasi disebut mempercayai Mosyle untuk menyiapkan jutaan perangkat Apple agar siap kerja.
Mengapa Pembaruan Ini Penting bagi Pengguna Mac
Virtualisasi menjadi kebutuhan krusial bagi banyak pengguna Mac yang harus mengakses aplikasi atau sistem operasi yang tidak tersedia secara native di macOS. Parallels Desktop menjadi salah satu solusi utama di kategori ini karena kemampuannya menjalankan Windows dan Linux berdampingan dengan macOS.
Bagi pelaku bisnis digital dan tim IT, kemampuan menjalankan beberapa sistem operasi dalam satu perangkat dapat menekan biaya pengadaan hardware. Alih-alih menyediakan perangkat terpisah untuk setiap sistem operasi, satu Mac dapat difungsikan untuk berbagai kebutuhan komputasi.
Konteks Pasar Virtualisasi di Ekosistem Apple
Parallels Desktop bersaing dengan sejumlah solusi virtualisasi lain di pasar, termasuk VMware Fusion dan VirtualBox. Persaingan di segmen ini semakin relevan seiring meningkatnya adopsi perangkat Apple di lingkungan kerja, termasuk di Indonesia.
Pengguna korporat dan profesional kreatif di Indonesia yang menggunakan Mac kerap membutuhkan akses ke aplikasi berbasis Windows untuk keperluan akuntansi, teknik, atau perangkat lunak enterprise tertentu. Kehadiran versi terbaru Parallels Desktop memberi opsi pembaruan bagi mereka yang sudah mengandalkan perangkat lunak ini.
Detail lengkap mengenai fitur, peningkatan performa, dan manfaat Parallels Desktop 27 dapat disimak melalui episode podcast Apple @ Work bersama Dmitry Geynisman. Pengguna yang ingin mengevaluasi pembaruan ini disarankan menyimak langsung penjelasan dari pihak Parallels untuk memahami cakupan perubahan yang ditawarkan.