Pencarian

Galaxy Z Fold 8 Ultra Rilis di Indonesia: Baterai 5.000 mAh, Snapdragon 8 Gen 5 Elite

Kamis, 10 September 2026 • 16:47:01 WIB
Galaxy Z Fold 8 Ultra Rilis di Indonesia: Baterai 5.000 mAh, Snapdragon 8 Gen 5 Elite
Galaxy Z Fold 8 Ultra resmi hadir di Indonesia dengan baterai 5.000 mAh dan Snapdragon 8 Gen 5 Elite.

SULAWESI TENGAH — Yang paling menonjol, kapasitas baterai naik ke 5.000 mAh. Angka ini lebih besar dibanding 4.400 mAh di generasi Fold sebelumnya. Dipadukan dengan Snapdragon 8 Gen 5 Elite yang lebih efisien, tambahan waktu pakai terasa nyata untuk penggunaan sepanjang hari.

Desain Tipis dan Layar 8 Inci

Ketebalan bodi menjadi salah satu daya tarik utama. Saat terlipat, ketebalannya kurang dari 1 cm. Ketika dibuka, tebalnya sekitar 4 mm. Ini membuat Fold 8 Ultra terasa lebih praktis dibanding generasi sebelumnya.

Layar dalam berukuran 8 inci memberi pengalaman mendekati tablet mini. Ukuran ini nyaman untuk meninjau foto, mengedit gambar, membaca, hingga menjelajahi media sosial. Lapisan anti-reflektif juga membantu layar tetap nyaman dipakai di luar ruangan, sekaligus menyamarkan lipatan di tengah layar.

Baterai dan Pengisian Cepat 45W

Dukungan pengisian cepat naik ke 45W, jauh lebih tinggi dari 25W di generasi sebelumnya. Samsung mengklaim pengisian dari 0 hingga 67 persen bisa dicapai dalam sekitar 30 menit.

Dari sisi ketahanan, Fold 8 Ultra mengantongi rating IP48. Perangkat ini terlindungi dari benda berukuran sekitar 1 mm dan tahan air hingga kedalaman 1,5 meter selama maksimal 30 menit. Meski begitu, pengguna tetap perlu waspada terhadap debu halus dan pasir, dua hal yang masih jadi titik lemah perangkat lipat.

Kamera Utama 200 MP Jadi Andalan

Konfigurasi kamera Fold 8 Ultra cukup menarik. Kamera utama 200 MP dengan sensor 1/1,3 inci jadi tulang punggung sistem ini. Hasilnya tajam dan tetap meyakinkan saat cahaya mulai berkurang. Bukaan f/1.7 membantu mempertahankan kualitas dalam kondisi menjelang malam.

Kamera ultrawide 50 MP dengan sensor 1/2,5 inci juga mencatatkan peningkatan. Resolusi dan sensor yang lebih besar membuat hasilnya terlihat lebih matang, dengan detail memadai untuk lanskap maupun foto arsitektur.

Titik lemahnya ada di lensa telefoto. Dengan jangkauan 3x atau setara sekitar 67mm, sensor 1/3,94 inci, dan resolusi 10 MP, kamera ini terasa kurang maksimal dibanding standar flagship modern. Detail hasil telefoto tidak sekuat kamera utama maupun ultrawide.

Mode portrait memberi hasil yang cukup baik: subjek tampak tajam, efek bokeh terlihat alami, dan warna cerah khas Samsung tetap hadir. Dua kamera selfie 10 MP, satu di layar dalam dengan sudut pandang setara 18 mm dan satu di layar depan setara 24 mm, cukup untuk kebutuhan media sosial.

Nilai Tambah untuk Kreator Konten

Keunggulan Fold 8 Ultra bagi penggemar foto dan video bukan hanya soal spesifikasi kamera. Layar besar membuat proses memilih, meninjau, dan mengedit hasil foto lebih nyaman. Layar cover juga memungkinkan pengguna merekam vlog atau selfie menggunakan kamera belakang, sehingga kualitas hasilnya bisa jauh lebih baik daripada mengandalkan kamera depan.

Dengan Snapdragon 8 Gen 5 Elite, ponsel ini mendukung perekaman hingga 8K 30p atau 4K 120p, plus profil flat untuk pengguna yang ingin melakukan color grading sendiri. Kombinasi ini menarik bagi kreator yang butuh fleksibilitas tanpa membawa perangkat tambahan.

Meski begitu, aspek rasio layar bagian dalam yang mendekati persegi (1:1) masih jadi kompromi. Dengan dimensi sekitar 13,6 x 15,2 cm, foto dan video berasio lebar tidak selalu tampil optimal. Saat menonton video 16:9, area hitam di sekitar gambar cukup besar.

Absennya Dukungan S Pen

Samsung masih mempertahankan satu kompromi yang bisa mengecewakan sebagian pengguna kreatif. Galaxy Z Fold 8 Ultra tidak mendukung S Pen. Untuk perangkat dengan layar sebesar ini, absennya stylus terasa seperti peluang yang belum dimaksimalkan, terutama bagi ilustrator, pencatat aktif, dan pengguna yang ingin mengedit dengan lebih presisi.

Dengan harga premium yang dibawanya, Fold 8 Ultra belum tentu jadi pilihan paling rasional bagi pengguna yang menempatkan fotografi sebagai prioritas utama. Kamera utama dan ultrawide memang sangat baik, tetapi telefoto yang relatif tertinggal membuat paket kameranya tidak sekuat ponsel flagship konvensional.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks