Pencarian

Pemkab Morowali dan BPKP Sulteng Evaluasi SPIP Terintegrasi 2026, Inspektorat Minta OPD Terbuka soal Data

Selasa, 15 September 2026 • 09:16:02 WIB
Pemkab Morowali dan BPKP Sulteng Evaluasi SPIP Terintegrasi 2026, Inspektorat Minta OPD Terbuka soal Data
Rapat entry meeting evaluasi SPIP Terintegrasi 2026 digelar Pemkab Morowali bersama BPKP Perwakilan Sulawesi Tengah.

MOROWALI — Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Inspektorat Daerah menggelar rapat entry meeting bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulawesi Tengah. Agenda utamanya mengevaluasi pelaksanaan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) Terintegrasi tahun 2026 di seluruh OPD.

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Inspektorat, Kompleks KTM Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Senin (14/09/2026). Turut hadir Pimpinan OPD teknis terkait serta tim BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah.

Apa yang Dievaluasi dalam SPIP Terintegrasi 2026

Evaluasi ini menjadi langkah awal penguatan SPIP di setiap perangkat daerah lingkup Pemkab Morowali. Fokusnya: menilai pelaksanaan SPIP Terintegrasi sekaligus mengidentifikasi titik lemah dalam pengendalian internal dan tata kelola keuangan daerah.

Menurut Inspektur Inspektorat Ashar Maruf, hasil evaluasi bakal jadi dasar perbaikan tata kelola pemerintahan ke depan.

"Melalui evaluasi ini, atas nama Pemerintah Kabupaten Morowali kami berharap seluruh OPD dapat memahami implementasi SPIP dan mengidentifikasi kelemahan pada masing-masing perangkat daerah. Dengan begitu tata kelola pemerintahan bisa semakin baik dan akuntabel," ungkap Ashar Maruf.

Inspektorat Minta OPD Kooperatif Serahkan Data

Ashar Maruf juga meminta seluruh perangkat daerah memberi dukungan penuh selama proses evaluasi berjalan. Bentuknya: bersikap terbuka dan kooperatif saat tim evaluator membutuhkan data maupun informasi.

Sikap kooperatif itu dinilai menentukan kualitas hasil evaluasi. Tanpa data yang lengkap, pemetaan kelemahan pengendalian keuangan tidak bisa dilakukan secara akurat.

Tujuan Evaluasi Menurut BPKP Sulawesi Tengah

Perwakilan BPKP Sulawesi Tengah menyebut implementasi SPIP sudah mulai diterapkan di masing-masing OPD di Kabupaten Morowali. Evaluasi ini melanjutkan tahap tersebut dengan penilaian yang lebih menyeluruh.

"Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kelemahan dalam pengelolaan dan pengendalian keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Morowali, sehingga dapat segera ditindaklanjuti dan ditingkatkan," jelasnya.

Pendampingan BPKP dan Harapan ke Depan

Dengan pendampingan BPKP Sulteng, Pemkab Morowali optimistis pelaksanaan SPIP Terintegrasi berjalan efektif. Hasilnya diharapkan mendorong peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah.

Evaluasi SPIP Terintegrasi 2026 ini menjadi bagian dari rangkaian pengawasan yang melibatkan Inspektorat Daerah dan BPKP. Seluruh OPD lingkup Pemkab Morowali menjadi objek penilaian dalam tahap ini.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dteksinews.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks