Pencarian

Kanwil Kemenkum Sulteng Perkuat Pelayanan Hukum Lewat Semangat Sumpah Pemuda ke-98

Rabu, 28 Oktober 2026 • 09:17:01 WIB
Kanwil Kemenkum Sulteng Perkuat Pelayanan Hukum Lewat Semangat Sumpah Pemuda ke-98
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng Hendrik Pagiling memimpin upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Lapangan Upacara Kanwil Kemenkum Sulteng, Rabu (28/10/2026).

PALU — Peningkatan kualitas pelayanan hukum tidak cukup hanya dengan prosedur yang berjalan baik. Kanwil Kemenkum Sulteng menilai aparatur juga perlu memiliki integritas, kegigihan menyelesaikan tugas, dan empati memahami kebutuhan warga. Nilai-nilai itu selaras dengan tema Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026, "Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia".

Upacara Dipimpin Kepala Kanwil, Sambutan Menpora Dibacakan

Upacara berlangsung di Lapangan Upacara Kanwil Kemenkum Sulteng, Rabu (28/10/2026). Hendrik Pagiling, S.H., M.H., memimpin langsung kegiatan yang diikuti seluruh jajaran dan peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan itu, Hendrik membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Erick Thohir. Sambutan menekankan bahwa patriotisme harus diwujudkan melalui tindakan nyata, kegigihan disertai keteguhan menghadapi kesulitan, dan empati hadir dalam kepedulian terhadap sesama.

Mengapa Nilai Sumpah Pemuda Relevan bagi Layanan Hukum

Hendrik menilai nilai-nilai tersebut memiliki relevansi langsung dengan tugas Kementerian Hukum dalam mendukung akses masyarakat terhadap informasi dan layanan hukum. Menurutnya, semangat patriotisme dalam pelayanan dapat diwujudkan melalui kesungguhan menjalankan tugas dan menempatkan kepentingan masyarakat sebagai perhatian utama.

Kegigihan diperlukan untuk memperbaiki proses kerja, meningkatkan kompetensi, dan menghadapi berbagai tantangan dalam penyelenggaraan layanan. Sementara empati menjadi landasan memahami bahwa masyarakat memiliki kebutuhan dan tingkat pemahaman hukum yang beragam.

Pelayanan Hukum Harus Mudah Diakses dan Mudah Dipahami

Hendrik menegaskan pelayanan hukum harus terus didorong agar semakin mudah diakses, informatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Setiap jajaran dinilai memiliki peran penting memastikan warga memperoleh pelayanan yang baik, penjelasan yang mudah dipahami, serta kepastian proses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Pelayanan hukum harus terus kita dorong agar semakin mudah diakses, informatif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Setiap jajaran memiliki peran penting untuk memastikan masyarakat memperoleh pelayanan yang baik, penjelasan yang mudah dipahami, serta kepastian proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku," tegas Hendrik.

Karena itu, aparatur diminta mengedepankan komunikasi yang jelas, sikap yang ramah, serta kesediaan membantu masyarakat memahami layanan yang tersedia. Pendekatan itu dinilai penting agar warga dengan latar pemahaman hukum berbeda tetap terlayani dengan baik.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarpalu.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks