SULAWESI TENGAH — Kabar mengejutkan datang dari bursa transfer Premier League. Sky Germany melaporkan bahwa Xhaka, yang baru bergabung dengan Sunderland kurang dari setahun lalu, sudah setuju dengan persyaratan gaji yang diajukan Chelsea. Kini, negosiasi antar klub tengah berlangsung antara petinggi Sunderland dan Chelsea.
Kapten yang Langsung Bersinar di Stadion of Light
Sunderland mendatangkan Xhaka dari Bayer Leverkusen dengan mahar hanya £13 juta pada musim panas lalu. Keputusan pelatih Regis Le Bris untuk langsung menunjuk pemain berusia 33 tahun itu sebagai kapten langsung terbukti jitu. Xhaka menjadi nyawa permainan di lini tengah, hanya absen di empat pertandingan Premier League sepanjang musim.
Berkat kepemimpinannya, Sunderland—yang sempat dijagokan sebagai calon degradasi—finis di peringkat ketujuh dan merebut tiket ke Liga Europa musim depan. Performa solid ini membuat Xhaka kembali masuk radar klub-klub besar.
Alasan di Balik Keputusan Berubah Pikiran
Menariknya, baru beberapa pekan lalu Xhaka menegaskan betah di Sunderland. Dalam wawancara dengan media Swiss Blick sebelum Piala Dunia, ia mengaku tidak memikirkan transfer sama sekali.
"Bagi saya, yang terpenting adalah keluarga saya bahagia. Dan kami bahagia di Sunderland. Saya bahkan tidak berpikir untuk pindah. Saya sangat senang akhirnya memiliki musim panas tanpa spekulasi soal masa depan saya," ujar Xhaka kala itu.
Namun, kedatangan Xabi Alonso sebagai manajer Chelsea—menggantikan Enzo Maresca yang dipecat pada April lalu—mengubah segalanya. Alonso dan Xhaka memiliki ikatan kuat sejak sukses besar di Bayer Leverkusen, termasuk gelar Bundesliga tak terkalahkan pada musim 2023/24. Xhaka tampil di 50 pertandingan di semua kompetisi pada musim itu dan menjadi pilar penting Alonso.
Sunderland Siap Pasang Harga Tinggi
Meski Xhaka sudah sepakat secara lisan dengan Chelsea, Sunderland tidak akan mudah dilepaskan. Sang kapten masih memiliki sisa kontrak dua tahun lagi. Klub asal timur laut Inggris itu diprediksi akan mematok harga di atas €8 juta—nilai pasar yang diberikan Transfermarkt—mengingat Xhaka akan genap berusia 34 tahun pada September mendatang.
Alonso sendiri tengah merombak skuad Chelsea. Bek kiri Marc Cucurella sudah dilego ke Real Madrid, sementara gelandang Enzo Fernandez juga dikaitkan dengan kepindahan ke Santiago Bernabeu. Mendatangkan Xhaka dianggap sebagai langkah cerdas untuk menambah pengalaman di ruang ganti yang selama ini diisi pemain muda.
Saat ini, Xhaka tengah membela Swiss di Piala Dunia dan bersiap menghadapi Aljazair di babak 32 besar. Jika transfer jadi terwujud, ini akan menjadi reuni manis antara Alonso dan mantan anak asuhnya di Leverkusen. Bagi Sunderland, kehilangan kapten sekaligus motor permainan tentu menjadi pukulan berat di musim kedua mereka di Premier League.