SULAWESI TENGAH — Jakarta Fair 2026 tidak hanya menjadi ajang pameran produk dan hiburan. Bagi puluhan pedagang kuliner di dalamnya, pameran tahun ini terasa lebih ringan setelah Pertamina menggratiskan tabung Bright Gas 5,5 kg untuk kebutuhan memasak mereka.
Bantuan ini menyasar para pelaku UMK yang selama ini bergantung pada gas elpiji untuk operasional harian. Dengan mendapatkan Bright Gas secara cuma-cuma, para pedagang bisa mengalokasikan modal yang biasanya habis untuk bahan bakar ke kebutuhan lain, seperti stok bahan baku atau promosi.
Mengapa Bright Gas 5,5 Kg Jadi Andalan Pedagang Kecil
Bright Gas 5,5 kg merupakan varian non-subsidi yang dirancang untuk usaha mikro. Meski harga jualnya di pasaran lebih tinggi dibanding elpiji melon 3 kg bersubsidi, kualitas pembakaran Bright Gas dinilai lebih stabil dan lebih efisien untuk penggunaan komersial skala kecil.
Pertamina memilih produk ini agar para pedagang di Jakarta Fair terbiasa beralih ke energi yang tepat sasaran. Langkah ini juga sejalan dengan upaya perusahaan menekan kebocoran subsidi elpiji yang kerap dinikmati oleh pengusaha yang seharusnya tidak berhak.
Dampak Langsung ke Kantong Pedagang
Seorang pedagang sate di area pameran mengaku biasa menghabiskan dua hingga tiga tabung gas per minggu selama event berlangsung. Dengan adanya bantuan Bright Gas, ia bisa menghemat pengeluaran hingga ratusan ribu rupiah dalam sepekan.
“Kami sangat terbantu. Biasanya harus beli gas sendiri, sekarang bisa fokus jualan dan kualitas masakan tetap terjaga karena api dari Bright Gas lebih stabil,” ujar salah satu penerima bantuan di lokasi.
Pertamina menargetkan bantuan serupa akan terus digulirkan di event-event UMKM berikutnya, terutama di sektor kuliner yang memiliki tingkat konsumsi gas tinggi. Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Jakarta Fair 2026 sendiri berlangsung selama beberapa pekan ke depan dan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai sektor. Kehadiran Pertamina dengan program Bright Gas diharapkan bisa menjadi contoh bagi BUMN lain untuk turut mendorong ekosistem usaha kecil di Indonesia.