Pencarian

RedDoorz Latih 40.000 Staf Hotel dan Buka Cuan Rp13 Juta/Bulan untuk RedSeller

Kamis, 27 Agustus 2026 • 16:16:31 WIB
RedDoorz Latih 40.000 Staf Hotel dan Buka Cuan Rp13 Juta/Bulan untuk RedSeller
RedDoorz melatih 40.000 staf hotel mitra untuk menjaga standar layanan perhotelan.

SULAWESI TENGAH — RedDoorz, jaringan akomodasi multi-brand terbesar di Asia Tenggara, tidak hanya menyediakan kamar murah untuk liburan keluarga atau solo traveler. Di balik layanan booking-nya, perusahaan ini menggerakkan roda ekonomi lokal yang melibatkan puluhan ribu orang, mulai dari pemilik properti, staf hotel, hingga reseller tiket yang tersebar di berbagai daerah.

Peluang Penghasilan Tambahan Tanpa Modal

Salah satu program unggulan yang membuka peluang ekonomi adalah RedSeller, sebuah skema reseller akomodasi yang diluncurkan pada Maret 2020. Hingga kini, lebih dari 110.000 orang telah mendaftar, berasal dari kalangan mahasiswa, ibu rumah tangga, pekerja lepas, hingga karyawan.

Para reseller aktif ini mampu menghasilkan lebih dari 50.000 pemesanan kamar setiap bulannya secara kolektif. Yang menarik, tidak ada modal awal atau pengalaman kerja di bidang penjualan perhotelan yang disyaratkan untuk bergabung.

Arif Rahmatilah, salah satu reseller dengan kinerja terbaik, membagikan kiatnya: "Progres kecil tetaplah progres. Jangan menyerah hanya karena hasilnya belum besar. Yang membedakan seseorang bukan semata-mata yang paling cepat, melainkan siapa yang terus melangkah." Pendapatan terbaik dari program ini tercatat mencapai komisi Rp13 juta dalam satu bulan.

Standar Layanan Hotel yang Terverifikasi

Bagi traveler, keuntungan utama menginap di jaringan RedDoorz adalah standar operasional yang konsisten. Sejak 2016, setiap mitra properti yang bergabung wajib mengikuti pelatihan operasional perhotelan dan standar pelayanan. Lebih dari 40.000 staf hotel telah mengikuti program tersebut.

RedDoorz juga memperkenalkan program peningkatan keterampilan staf pada akhir 2025. Targetnya, lebih dari 700 staf akan mengikuti program ini hingga akhir 2026. "Saya senang bisa mendapatkan pengetahuan baru dan mempelajari hal-hal yang perlu saya lakukan sebagai profesional di bidang perhotelan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada tamu," ujar Revia Bintang, Staf Hotel Yehezkiel Surapati, mitra RedDoorz.

Selain itu, perusahaan mengoperasikan langsung lebih dari 120 hotel yang mempekerjakan lebih dari 700 karyawan tetap. Sejak Januari 2026, program rekrutmen kuartalan juga telah menyerap lebih dari 25 lulusan baru melalui Program Pengembangan Kepemimpinan.

Dukungan untuk Desa Wisata dan Keamanan Tamu

RedDoorz memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan pariwisata berkelanjutan. Kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Bank Indonesia NTB, dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, serta kesepakatan dengan Kabupaten Wonosobo pada 2026, fokus pada pengembangan desa wisata.

Hasilnya, lebih dari 20 Desa Wisata telah menerima dukungan dan lebih dari 1.000 pekerja pariwisata mengikuti pelatihan keterampilan, termasuk pemasaran digital. Program sosial lainnya mencakup pemberian beasiswa kepada 12 mahasiswa politeknik pariwisata serta renovasi tiga masjid dan fasilitas ibadah.

Aspek keselamatan juga menjadi prioritas. Pada 2025, program penanganan kebakaran telah menjangkau 1.000 properti mitra dengan donasi 200 paket alat pemadam kebakaran. Dalam 12–18 bulan ke depan, program Safe Stay for All Guests akan memperkuat kesiapsiagaan darurat dan perlindungan bagi tamu, termasuk anak-anak.

Gusti Raganata, Head of Government Relations RedDoorz, menegaskan komitmen perusahaan terhadap ekosistem lokal. "Bisnis perhotelan merupakan bisnis lokal. Setiap hotel beroperasi di tengah masyarakat, mempekerjakan tenaga kerja lokal, dan ikut berkontribusi terhadap sektor pariwisata di sekitarnya. Pertumbuhan bisnis dan tanggung jawab harus berjalan beriringan," katanya dalam siaran pers, Kamis (27/8).

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pasardana.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks