Pencarian

Review Nothing Ear (3a): TWS Rp1 Jutaan dengan Fitur Rekam Audio, Bass Menggelegar Tapi ANC Masih Kurang di Jalan Raya

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 22:29:31 WIB
Review Nothing Ear (3a): TWS Rp1 Jutaan dengan Fitur Rekam Audio, Bass Menggelegar Tapi ANC Masih Kurang di Jalan Raya
Nothing Ear (3a) dipamerkan dengan desain transparan khasnya dalam sesi foto produk.

SULAWESI TENGAH — Nothing resmi merilis TWS terbarunya, Nothing Ear (3a), di Indonesia pada Juli lalu. Dengan harga di kisaran Rp1 jutaan, perangkat ini mencoba menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki kompetitor sekelasnya: kemampuan merekam audio secara mandiri. Kami memakai varian hitam selama dua minggu sebagai earbuds harian untuk mendengarkan musik, podcast, dan sesekali merekam catatan suara.

Desain Transparan Khas Nothing yang Bikin Casing-nya Besar

Desain transparan tetap menjadi daya tarik utama. Casing-nya berbentuk kapsul dengan bagian luar bening yang memperlihatkan earbuds di dalamnya, sementara tangkai earbuds juga dibungkus lapisan transparan yang memamerkan komponen interior. Tampilannya premium dan stylish, persis DNA desain Nothing.

Konsekuensinya, casing ini terasa besar dan tebal. Saat disimpan di saku celana, bentuknya cukup menonjol dan kurang nyaman dibandingkan casing TWS lain yang lebih ramping. Indikator lampu daya pada casing menjadi nilai tambah—kamu bisa cek sisa baterai tanpa membuka aplikasi. Paket penjualan juga sudah termasuk empat ukuran eartip, dan sertifikasi IP54 membuatnya aman dipakai lari atau gym.

Kualitas Suara: Bass Bertekstur, Vokal Jernih untuk Semua Genre

Driver dinamis 12 mm menghasilkan karakter suara yang hangat dengan bass cukup dalam. Mendengarkan The Beatles atau Queen, komposisi instrumen dan vokal terasa seimbang—tidak ada elemen yang saling menutupi, dan telinga tidak cepat lelah. Peningkatan bass memang terasa signifikan dibanding generasi sebelumnya, membuat musik elektronik atau hip-hop terdengar lebih menggelegar.

Untuk menonton film atau YouTube, kualitas suaranya tetap jernih. Penyesuaian karakter suara bisa dilakukan lewat aplikasi Nothing X, termasuk memakai equalizer preset dari komunitas. Navigasi memakai mekanisme pinch control di tangkai earbuds; responsnya akurat dan ada bunyi penanda setiap perintah diterima. Sayangnya, belum ada kontrol usap untuk mengubah volume—kamu tetap harus meraih ponsel setiap kali ingin mengecilkan atau membesarkan suara.

ANC 45dB: Efektif di Ruangan, Kurang di Jalan Raya

Klaim peredam bising aktif sampai 45dB perlu dilihat dalam konteks pemakaian nyata. Di ruangan ber-AC atau kafe dengan kebisingan sedang, ANC bekerja baik—suara kipas dan obrolan latar bisa diredam signifikan. Namun saat dipakai di pinggir jalan raya, isolasi suara belum sepenuhnya optimal. Kebisingan kendaraan masih bocor dan sedikit menutupi detail musik.

Untuk ukuran TWS Rp1 jutaan, performa ANC ini masih masuk kategori baik. Tapi kalau prioritasmu adalah meredam bising transportasi umum setiap hari, ekspektasi perlu disesuaikan—earbuds ini lebih cocok untuk kantor atau kafe.

Baterai: Mendekati Klaim, Fast Charging Menyelamatkan

Dengan kapasitas 55 mAh di earbuds dan 500 mAh di casing, Nothing mengklaim total 42 jam pemakaian tanpa ANC dan 25 jam dengan ANC aktif. Dalam pemakaian harian 1-2 jam per hari dengan ANC aktif, daya casing masih tersisa sekitar 30 persen setelah dua minggu—angka yang cukup mendekati klaim resmi.

Fitur fast charging juga bekerja sesuai janji: lima menit pengisian memberikan sekitar satu jam pemakaian dengan ANC nonaktif. Ini cukup menenangkan ketika lupa mengisi daya sebelum berangkat.

Audio Snapshot: Pembeda Utama yang Perlu Diketahui Batasannya

Fitur andalan ini memungkinkan perekaman audio langsung di earbuds berkat penyimpanan internal 32 MB (sekitar 16 MB yang bisa dipakai). Kamu bisa merekam tanpa membuka aplikasi, lalu menyinkronkannya ke ponsel belakangan. Ini fitur langka di kelas harga ini dan berguna untuk merekam ide mendadak atau cuplikan percakapan.

Perlu dicatat, kapasitas 16 MB terbatas untuk rekaman panjang. Untuk penggunaan harian sebagai catatan suara singkat, ini cukup. Tapi jangan berharap bisa merekam wawancara berdurasi berjam-jam—kapasitasnya cepat penuh.

Kelebihan dan Kekurangan Nothing Ear (3a)

  • Kelebihan: Desain transparan khas Nothing yang sulit ditemukan di kompetitor, bass kuat dan bertekstur untuk berbagai genre, fitur Audio Snapshot yang unik di kelasnya, daya tahan baterai mendekati klaim resmi, fast charging efektif.
  • Kekurangan: Casing besar dan tebal kurang nyaman di saku, tidak ada kontrol volume dengan swipe, ANC kurang optimal di kebisingan jalan raya, kapasitas penyimpanan Audio Snapshot terbatas.

Verdict: Untuk Siapa Nothing Ear (3a) Layak Dibeli?

Nothing Ear (3a) adalah pilihan tepat bagi kamu yang mengutamakan desain unik dan suara bass-heavy di kelas Rp1 jutaan. Fitur Audio Snapshot menjadi nilai tambah yang tidak dimiliki TWS lain di rentang harga yang sama, cocok untuk pekerja kreatif atau mahasiswa yang sering merekam ide spontan.

Sebaliknya, kalau kebutuhan utamamu adalah peredam bising maksimal untuk commute di jalan raya atau kamu sering mengatur volume tanpa menyentuh ponsel, ada opsi lain yang lebih mumpuni di kelas harga ini. Untuk penggunaan kantor, kafe, dan gym, Nothing Ear (3a) tetap menawarkan paket lengkap yang sulit ditandingi.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: gorontalo.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks