Pencarian

Pemkab Tojo Una-una Tetapkan 3 Agenda Pariwisata Prioritas, Festival Togean hingga Sungai Bongka

Minggu, 20 September 2026 • 09:25:32 WIB
Pemkab Tojo Una-una Tetapkan 3 Agenda Pariwisata Prioritas, Festival Togean hingga Sungai Bongka

Pemerintah Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah, menetapkan tiga agenda pariwisata prioritas untuk memperkuat daya saing destinasi, melestarikan kebudayaan, dan memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ketiga event itu adalah Festival Togean sebagai ikon pariwisata bahari, Festival Bakulupi sebagai ikon budaya dan kearifan lokal, serta Festival Sungai Bongka sebagai ikon wisata alam dan petualangan. Penetapan ini disampaikan Bupati Touna Ilham S Lawidu di Ampana.

AMPANA — Pemerintah Kabupaten Tojo Una-una menetapkan tiga agenda pariwisata prioritas daerah. Bupati Touna Ilham S Lawidu menyatakan pembangunan pariwisata tidak bisa dilakukan secara parsial.

"Tentunya pembangunan pariwisata tidak bisa dilakukan hanya secara parsial tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat," kata Ilham di Ampana, Sulawesi Tengah, Sabtu.

Tiga Event Prioritas: Togean, Bakulupi, dan Sungai Bongka

Ilham mengemukakan tiga event prioritas itu terdiri dari Festival Togean sebagai ikon pariwisata bahari, Festival Bakulupi sebagai ikon budaya dan kearifan lokal, serta Festival Sungai Bongka sebagai ikon wisata alam dan petualangan.

"Jadi ketiga event ini memang harus bisa menjadi representasi potensi daerah di Kabupaten Tojo Una-una," ujar dia.

Penguatan seluruh agenda pariwisata itu meliputi peningkatan kualitas penyelenggaraan, promosi, kapasitas sumber daya manusia, pelibatan masyarakat lokal, hingga perluasan jejaring kerja sama lintas sektor.

Kementerian Pariwisata Dukung Festival Bakulupi Lewat Tugas Pembantuan 2026

Pemkab Touna menerima dukungan dari Kementerian Pariwisata melalui program tugas pembantuan tahun anggaran 2026. Dukungan itu menyasar penyelenggaraan Festival Bakulupi.

"Pemerintah daerah bersyukur karena Kementerian Pariwisata melalui program tugas pembantuan tahun anggaran 2026 memberikan penguatan sektor pariwisata khususnya pada penyelenggaraan Festival Bakulupi," ujar Ilham.

Menurut dia, Kabupaten Touna memiliki kekayaan alam dan budaya yang beragam seperti Bare'e, Taa, Bobongko, Laleyo, Bajo, dan Togean.

"Seluruh keragaman suku ini merupakan modal sosial dan kekuatan pembangunan yang harus dijaga, dilestarikan serta diwariskan untuk generasi mendatang," ujar dia.

Festival Bakulupi Jadi Ruang Apresiasi Budaya Touna

Ilham menyebutkan Festival Bakulupi dirancang sebagai ruang apresiasi dan ekspresi budaya masyarakat sekaligus budaya Touna kepada generasi muda dan wisatawan.

Sekretaris DPRD Sulawesi Tengah M Sadly Lesnusa menilai budaya sebagai bagian penting dari pengembangan pariwisata daerah, khususnya di Kabupaten Touna.

"Festival budaya bisa menjadi ruang menjaga identitas sekaligus membuka peluang ekonomi. Sehingga masyarakat harus menjadi pelaku utama sekaligus penerima manfaat, mulai dari UMKM, seniman, hingga pelaku ekonomi kreatif," kata Sadly.

Ia menilai penataan pariwisata berbasis masyarakat akan memberikan dampak nyata bagi perekonomian warga setempat.

"Perpaduan potensi bahari, budaya, dan wisata petualangan di Tojo Una-una ke depan mampu memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai destinasi unggulan di tingkat nasional maupun internasional jika dikelola secara berkelanjutan," ujar dia.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks