Pencarian

Gubernur Sulteng Dorong Koperasi Merah Putih Pasigala Masuk Rantai Produksi, Bukan Cuma Jualan

Jumat, 18 September 2026 • 06:46:31 WIB
Gubernur Sulteng Dorong Koperasi Merah Putih Pasigala Masuk Rantai Produksi, Bukan Cuma Jualan

PALU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mendorong Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di wilayah Palu, Sigi, dan Donggala (Pasigala) mengembangkan potensi lokal sebagai basis ekonomi yang berdampak langsung ke masyarakat. Arahan itu disampaikan Rudi Dewanto mewakili Gubernur Anwar Hafid pada peringatan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026.

Acara berlangsung di Gedung Pogombo dan dirangkaikan dengan workshop Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se Kota Palu, Sigi, dan Donggala. Hadir Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng Sumarno beserta jajaran, Ketua Dekopinwil Sulteng Abdul Malik Bram, unsur forkopimda, akademisi Untad, serta sejumlah OPD teknis.

Koperasi Dinilai Lebih Tahan Krisis Dibanding Lembaga Usaha Lain

Rudi menekankan koperasi memiliki karakter usaha yang bertumpu pada kebersamaan seluruh anggotanya. Struktur ekonomi semacam itu, menurutnya, jauh lebih kuat dan telah teruji bertahan di tengah kontraksi krisis ekonomi maupun pandemi Covid-19.

Ia membandingkannya dengan lembaga usaha lain yang ambruk satu per satu saat tekanan ekonomi datang. Kekayaan sumber daya alam Sulteng disebutnya sebagai anugerah sekaligus bekal penting untuk memperkuat basis usaha koperasi.

"Jantung dari gagasan koperasi itu sendiri ialah bagaimana kekuatan yang lahir dari kebersamaan dapat menjadi kekuatan ekonomi yang memberi martabat kepada rakyat," ujarnya.

Dua PR Besar: Baca Peluang Lokal dan Digitalisasi Layanan

Kepada pengurus KMP, Rudi meminta mereka jeli membaca peluang ekonomi berbasis potensi lokal di wilayah masing-masing. Digitalisasi layanan koperasi juga disebutnya sebagai keharusan, bukan pilihan.

"Pemanfaatan teknologi bisa membantu pemasaran dan pengembangan usaha koperasi," sarannya.

Permintaan berikutnya lebih mendasar: pengurus KMP diminta mulai mencoba memasuki rantai produksi. Selama ini koperasi disebutnya lebih banyak berkutat melayani aktivitas perdagangan pada rantai distribusi.

Target Jangka Panjang: Menghidupkan Semangat Pasal 33 UUD 1945

Rudi berharap Koperasi Merah Putih di Sulteng mampu menghidupkan kembali semangat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Pasal itu menegaskan perekonomian disusun sebagai usaha bersama dengan kemakmuran rakyat sebagai muaranya.

Ia menutup arahan dengan harapan agar forum workshop melahirkan gagasan jernih dan keberanian untuk berbenah.

"Semoga forum ini melahirkan gagasan jernih, keberanian untuk berbenah, dan ikhtiar yang terarah untuk menghadirkan koperasi semakin profesional, mandiri, dan berkeadilan," pungkasnya.

Workshop ini menjadi titik awal bagi pengurus KMP di tiga daerah Pasigala untuk menyusun langkah lanjutan. Dinas Koperasi dan UMKM Sulteng belum merinci bentuk pendampingan teknis yang akan diberikan setelah forum berakhir.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultengterkini.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks