Pencarian

Harga Emas Antam Terkoreksi 2,9% dalam Sepekan, Investor Bisa Manfaatkan Level Buyback Rp 2,5 Jutaan

Minggu, 30 Agustus 2026 • 20:50:01 WIB
Harga Emas Antam Terkoreksi 2,9% dalam Sepekan, Investor Bisa Manfaatkan Level Buyback Rp 2,5 Jutaan
Harga emas batangan Antam tercatat Rp 2.670.000 per gram pada Sabtu (29/8), terendah dalam sepekan terakhir.

SULAWESI TENGAH — Pelemahan ini menjadi sinyal koreksi bagi investor yang membeli emas di level tertinggi awal pekan. Bagi mereka yang berniat menjual kembali emasnya, harga buyback Antam juga ikut tertekan ke level Rp 2.523.000 per gram pada Sabtu, turun signifikan dari posisi Rp 2.610.000 per gram di awal pekan.

Lima Hari Beruntun Harga Terus Merosot

Pergerakan harga emas Antam sepanjang pekan ini menunjukkan tren yang kontras. Setelah menguat di dua hari pertama, harga justru terkoreksi selama lima hari berturut-turut hingga akhir pekan.

  • Senin (24/8): Rp 2.750.000 per gram
  • Selasa (25/8): Rp 2.768.000 per gram (tertinggi pekan ini)
  • Rabu (26/8): Rp 2.750.000 per gram
  • Kamis (27/8): Rp 2.723.000 per gram
  • Jumat (28/8): Rp 2.718.000 per gram
  • Sabtu (29/8): Rp 2.670.000 per gram (terendah pekan ini)

Dari data tersebut, total penurunan harga jual emas Antam dari titik puncak ke level terendah mencapai Rp 98.000 per gram hanya dalam kurun waktu empat hari perdagangan.

Simulasi Keuntungan dan Kewajiban Pajak bagi Investor

Selisih antara harga jual dan harga buyback yang mencapai Rp 147.000 per gram perlu dicermati investor. Angka ini merupakan margin yang ditetapkan Antam, di luar biaya administrasi dan pajak yang berlaku.

Perlu diingat, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, transaksi penjualan kembali emas batangan ke Antam dikenakan PPh 22 sebesar 0,9% dari nilai buyback. Namun, investor yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) berhak mendapatkan tarif lebih rendah, yakni 0,45%.

Sebagai ilustrasi, jika menjual emas pada level buyback Sabtu (29/8) sebesar Rp 2.523.000 per gram, investor dengan NPWP akan menerima dana bersih sekitar Rp 2.511.646 per gram setelah dipotong pajak. Sementara tanpa NPWP, nilai bersih yang diterima berkisar Rp 2.500.296 per gram.

Momentum Akumulasi atau Sinyal Pelemahan Lebih Dalam?

Koreksi tajam dalam sepekan ini kerap dianggap sebagai momentum untuk akumulasi bagi investor jangka panjang. Namun, tekanan jual yang konsisten sejak Rabu (26/8) juga bisa menjadi indikasi bahwa pasar sedang dalam fase koreksi lanjutan.

Investor disarankan mencermati pergerakan harga emas global yang menjadi acuan utama penetapan harga logam mulia Antam. Fluktuasi nilai tukar rupiah dan imbal hasil obligasi pemerintah AS (US Treasury) juga menjadi faktor penentu arah harga emas dalam beberapa pekan ke depan.

Investasi mengandung risiko.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks