SULAWESI TENGAH — Purbaya menyampaikan proyeksi tersebut saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (9/9). Ia menilai perbaikan di pasar modal dan pasar keuangan menjadi cerminan pemulihan riil di tengah masyarakat.
"Ini kalau saya lihat di Agustus ini, angka yang cukup baik. Kalau kita lihat dari sebelumnya kan turun terus sampai bulan Juli 116, Agustus naik 118. Artinya, ada pembalikan arah sentimen di masyarakat," ujar Purbaya.
Stimulus Rp 400 Triliun hingga Bunga BLU Mulai Berputar
Sejumlah stimulus yang digelontorkan pemerintah sejak akhir Juli disebut sudah masuk ke sistem perekonomian nasional. Purbaya merinci tiga instrumen utama yang jadi penopang.
- Penempatan dana pemerintah ke perbankan senilai Rp 400 triliun
- Penyesuaian suku bunga Badan Layanan Umum (BLU) menjadi 80 persen dari BI Rate
- Tambahan bantuan dari Presiden kepada pemerintah daerah sebesar Rp 29 triliun
Menurut Purbaya, stimulus tersebut belum sepenuhnya terbaca di data IKK Agustus. Karena itu ia memproyeksikan September akan mencatat kenaikan lebih tinggi.
"September harusnya lebih naik lagi. Yang pembalikan di paruh keduanya mungkin belum terlalu tercakup, terbaca sepenuhnya. Nanti September harus naik lagi ke level yang tinggi," tegasnya.
IKK Agustus 118,5 Versi BI
Bank Indonesia mencatat IKK naik menjadi 118,5 pada Agustus, dari sebelumnya 116,8 pada Juli. Kenaikan itu menempatkan optimisme konsumen tetap di zona positif.
Peningkatan keyakinan ditopang membaiknya persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi saat ini maupun ekspektasi ke depan. Purbaya menilai tren ini sejalan dengan perbaikan yang terlihat di pasar keuangan.
"Mudah-mudahan ke depan akan membaik terus, dan kita akan pastikan kita akan memastikan kebijakan ekonomi kita memberi dampak yang lebih positif ke perekonomian. Jadi harusnya consumer confidence-nya akan membaik lagi ke depan," ujar Purbaya.
Pemerintah Jaga Daya Beli
Pemerintah memastikan akan terus memperkuat stimulus untuk menjaga daya beli masyarakat. Langkah ini ditempuh agar pertumbuhan ekonomi bisa bergerak lebih tinggi ke depan.
Bagi pelaku pasar, arah IKK menjadi salah satu indikator awal permintaan domestik. Angka yang bertahan di atas 100 menandakan konsumen masih optimistis terhadap kondisi ekonomi. Investasi mengandung risiko.