SIGI — Pemerintah Kabupaten Sigi terus mengejar target pembukaan lahan sawah baru di wilayahnya. Hingga saat ini, total lahan yang sudah terbuka mencapai 301 hektare, mencakup Desa Olu di Kecamatan Lindu dan Dusun Manggalapi di Kecamatan Palolo.
Kepala Dinas TPHP Sigi, Afit Lamakarate, menyebutkan pengerjaan cetak sawah di Lindu berjalan cepat karena dilakukan pihak ketiga secara profesional. "Pengerjaan cetak sawah baru ini dilakukan oleh pihak ketiga dengan profesional dan progresnya cukup maksimal karena setiap hari bisa sampai 6 hektare cetak sawah baru di Lindu," ujarnya di Bora, Selasa.
Target 700 Hektare di Lindu dan Kendala di Palolo
Dari target 700 hektare di Kecamatan Lindu, realisasi yang sudah tercapai baru 150 hektare. Sementara itu, di Dusun Manggalapi, Kecamatan Palolo, progres pembukaan lahan baru mencapai 20 hektare dari target 100 hektare.
Afit menjelaskan lambatnya progres di Manggalapi disebabkan kondisi areal yang lebih sulit dijangkau. "Kalau target pembukaan cetak sawah baru di Manggalapi seluas 100 Ha tapi progresnya hingga saat ini 20 Ha disebabkan arealnya lebih sulit dan mobilisasi alat berat ke lokasi masih terus berlangsung prosesnya," jelasnya.
Pengelolaan Proyek Kini Ditangani BPLIP Makassar
Berbeda dengan tahap sebelumnya, pengelolaan proyek cetak sawah baru di Kabupaten Sigi kini tidak lagi menjadi tanggung jawab Dinas TPHP. Pejabat pembuat komitmen (PPK) untuk pekerjaan ini dialihkan ke Balai Pengelolaan Lahan dan Irigasi Pertanian (BPLIP) Kelas I Makassar.
Masa kontrak pengerjaan yang ditetapkan sekitar tiga bulan hingga September mendatang dikatakan cukup ketat. Namun, pihak BPLIP telah mengajukan adendum waktu pengerjaan karena proses mobilisasi peralatan ke lokasi memakan waktu. "Mereka sudah melakukan adendum waktu pengerjaan karena proses mobilisasi peralatan ke lokasi itu menyita waktu cukup banyak sehingga itu salah satu alasan adendumnya," kata Afit.
Total Lahan Sawah Sigi Capai 15.280 Hektare
Dengan tambahan 301 hektare yang sudah terbuka, total luas lahan pertanian dan hasil validasi Luas Baku Sawah (LBS) di Kabupaten Sigi hingga Desember 2024 mencapai 15.280 hektare. Penambahan lahan sawah baru ini diharapkan mampu mendongkrak produksi padi di daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan di Sulawesi Tengah tersebut.