Stasiun Meteorologi Mutiara Palu memprakirakan tiga kabupaten di Sulawesi Tengah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada 9-11 September 2026. Prakirawan Riza Utami Rengga menyebut potensi hujan ini dipicu belokan angin, bukan karena wilayah tersebut sudah memasuki musim penghujan.
PALU — Stasiun Meteorologi Mutiara Palu mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 9-11 September 2026. Sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah diprakirakan akan diguyur hujan dengan intensitas ringan, meski saat ini provinsi itu masih berada pada puncak musim kemarau.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Mutiara Palu, Riza Utami Rengga, mengatakan potensi hujan tersebut tidak merata di seluruh kabupaten/kota.
Wilayah yang Berpotensi Hujan 9-11 September
Berdasarkan analisis BMKG, wilayah barat Sulawesi Tengah menjadi area dengan peluang hujan lebih besar. Kabupaten Buol, Tolitoli, dan Parigi Moutong disebut sebagai tiga daerah yang paling berpotensi mengalami hujan pada tiga hari ke depan.
Selain ketiga kabupaten itu, hujan berskala lokal juga berpeluang turun di Donggala, Sigi, dan Kota Palu. Sebagian kecil wilayah Poso serta Morowali Utara turut masuk dalam daftar daerah yang diprediksi basah.
Pemicu Hujan di Tengah Musim Kemarau
Riza menjelaskan, hujan yang terjadi di beberapa titik saat ini bukan pertanda musim penghujan telah tiba. Fenomena itu dipicu oleh dinamika atmosfer global berupa belokan angin atau konvergensi yang membantu pertumbuhan awan-awan hujan.
"Untuk Kota Palu diprakirakan tiga hari ke depan ada sedikit hujan, tetapi kategorinya masih hujan lokal hingga ringan saja," kata Riza di Palu, Selasa.
Ia menegaskan Sulawesi Tengah secara keseluruhan masih didominasi musim kemarau. Masa peralihan atau pancaroba baru diprakirakan terjadi pada Oktober mendatang.
Wilayah Timur Diprediksi Tetap Kering
Kondisi berbeda diprakirakan terjadi di bagian timur Sulawesi Tengah. Untuk prakiraan cuaca sepekan ke depan, potensi hujan di Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Morowali, dan Tojo Una-Una sangat minim.
BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan meski intensitasnya ringan, terutama bagi aktivitas di luar ruangan dan nelayan yang beroperasi di perairan.
Riza menambahkan, informasi prakiraan cuaca terus diperbarui dua kali sehari, yakni pada pagi dan malam hari, melalui kanal resmi Stasiun Meteorologi Mutiara Palu.