SULAWESI TENGAH — Perubahan harga berlaku untuk produk nonsubsidi, sementara Pertalite dan Biosolar masih dipatok di angka lama. Untuk wilayah Jawa dan Bali, Pertamina memangkas harga Pertamax dari Rp 16.250 menjadi Rp 15.950 per liter. Penurunan lebih dalam terjadi pada Pertamax Turbo yang turun Rp 1.000 menjadi Rp 18.300 per liter.
Di sisi lain, produk diesel justru mengalami kenaikan. BP Ultimate Diesel, Shell V-Power Diesel, dan Vivo Diesel Primus sama-sama naik Rp 570 menjadi Rp 21.910 per liter. Adapun Dexlite dan Pertamina Dex dari Pertamina tidak berubah, masing-masing masih Rp 19.700 dan Rp 21.150 per liter.
Daftar Harga Pertamina per 24 Agustus 2026
Pertamina masih mempertahankan harga yang ditetapkan awal Agustus untuk semua produknya. Berikut rinciannya:
- Pertalite: Rp 10.000 per liter (tetap)
- Biosolar: Rp 6.800 per liter (tetap)
- Pertamax RON 92: Rp 15.950 per liter (turun Rp 300)
- Pertamax Green 95 RON 95: Rp 16.600 per liter (turun Rp 400)
- Pertamax Turbo RON 98: Rp 18.300 per liter (turun Rp 1.000)
- Dexlite CN 51: Rp 19.700 per liter (tetap)
- Pertamina Dex CN 53: Rp 21.150 per liter (tetap)
BP-AKR, Shell, dan Vivo Ikut Koreksi Harga
SPBU non-Pertamina juga menyesuaikan harga dengan arah yang sama. BP-AKR memangkas BP 92 menjadi Rp 16.130 per liter dan BP Ultimate menjadi Rp 16.760 per liter. Vivo menerapkan angka identik untuk Revvo 92 dan Revvo 95.
Khusus Shell, pembaruan harga hanya tercantum untuk produk diesel. Shell V-Power Diesel naik ke Rp 21.910 per liter, sementara Shell Super, V-Power, dan V-Power Nitro+ belum dicantumkan dalam daftar harga terbaru.
Kenapa Harga Bensin Turun tapi Diesel Naik?
Perubahan ini mengikuti pergerakan harga minyak dunia dan kebijakan masing-masing badan usaha. Untuk produk bensin, tekanan harga minyak mentah yang melandai memberi ruang penurunan. Sementara untuk diesel, permintaan musiman dan harga gasoil internasional yang masih tinggi menjadi pemicu kenaikan.
Bagi konsumen, selisih harga antar merek kini cukup tipis. Pertamax di harga Rp 15.950 masih menjadi pilihan termurah untuk BBM RON 92, unggul Rp 180 dibanding BP 92 dan Revvo 92 yang sama-sama Rp 16.130.
Harga BBM subsidi tidak tersentuh kebijakan ini. Pertalite dan Biosolar tetap dipertahankan pemerintah sebagai jaring pengaman masyarakat, meski beban kompensasi APBN terus meningkat seiring fluktuasi nilai tukar dan harga minyak.