SULAWESI TENGAH — Musim pamungkas Outer Banks telah tayang di Netflix, sekaligus menutup perjalanan panjang para Pogues. Di tengah perpisahan dengan serial yang membesarkan namanya, Madison Bailey justru melontarkan kritik konstruktif sekaligus harapan besar untuk kariernya ke depan.
Perempuan yang terbuka sebagai panseksual ini merasa representasi queer di Outer Banks masih jauh dari cukup. Ia bahkan sempat berharap karakternya, Kiara Carrera, bisa menjalani proses coming out dalam alur cerita.
Harapan Madison Bailey untuk Peran LGBTQ yang Bahagia
"Tidak pernah ada kata terlambat! Benar-benar tidak pernah terlambat," ujar Bailey kepada OUT. "Terutama dengan kurangnya representasi queer di serial ini, saya sangat senang orang-orang masih bisa terhubung lewat diri saya di kehidupan nyata dan terhubung melalui aktornya. Saya bisa mewakili di luar layar."
Bailey menambahkan bahwa meski minim representasi LGBTQ, serial ini tetap menyuguhkan tema yang relevan bagi banyak orang. "Pasti ada tema yang bisa dihubungkan, terutama soal keluarga pilihan, memilih komunitas sendiri, memberontak, dan memilih teman sendiri. Ada hal-hal yang bisa dikaitkan. Komunitasmu akan selalu ada di belakangmu melewati setiap kesulitan. Ingat saja, komunitas akan selalu melindungi dan kita akan selalu berjuang bersama."
Saat ditanya apakah ia akan mendapat kesempatan memerankan karakter LGBTQ di masa depan, Bailey memberi kode menggoda. "Bolehkah saya memberi bocoran bahwa moodboard saya mungkin akan terwujud sekarang? Itu sedang dalam proses! Saya sudah lama mewujudkannya," katanya penuh semangat.
Momen Perpisahan Para Pogues di Musim Final
Bailey menegaskan keinginannya untuk membawa nuansa berbeda dalam representasi queer di layar kaca. "Saya sudah lama ingin mewakili di layar dan saya pikir saya mungkin punya kesempatan untuk melakukannya. Saya tidak ingin itu teatrikal dan sedih, saya tidak ingin jadi kisah kelam. Saya ingin bahagia. Saya ingin sukacita. Kita perlu menampilkan komunitas ini di layar," tegasnya.
Musim kelima Outer Banks yang kini bisa disaksikan di Netflix menghadirkan para Pogues di titik terendah mereka setelah kehilangan tragis JJ (diperankan Rudy Pankow) di Maroko. Terdampar jauh dari rumah dan berduka atas kepergian inti kru mereka, mereka kehilangan Blue Crown dan harus menghadapi rentetan ancaman lama sambil membalas kematian JJ demi merebut kembali masa depan mereka.
Perjalanan Outer Banks sendiri telah menjadi fenomena global sejak musim pertamanya, membangun basis penggemar setia yang mengikuti petualangan sekelompok remaja dari kelas sosial berbeda di pulau fiksi Kildare. Kini setelah serialnya berakhir, langkah Bailey selanjutnya akan dinantikan banyak penggemar yang berharap ia mendapat peran queer yang selama ini ia impikan.