SULAWESI TENGAH — Laga di Stadion Kuala Lumpur nanti menjadi ujian besar bagi skuad asuhan pelatih Malaysia. Vietnam datang dengan status juara bertahan dan performa nyaris sempurna di fase grup. The Golden Stars Warrior tidak terkalahkan, mencetak 13 gol, dan hanya kebobolan satu gol, termasuk kemenangan telak 3-0 atas Timnas Indonesia.
Secara head-to-head, catatan Malaysia melawan Vietnam di Piala AFF memang timpang. Dari 14 pertemuan sebelumnya, Vietnam menang sembilan kali sementara Malaysia hanya tiga kali menang. Namun, salah satu dari tiga kemenangan itu menjadi salah satu momen paling dramatis dalam sejarah rivalitas kedua negara.
Kebangkitan Dramatis di Stadion My Dinh
Semifinal Piala AFF 2014 menjadi panggung pembuktian mentalitas Malaysia. Pada leg pertama di Shah Alam, mereka takluk 1-2 dari Vietnam. Situasi kian pelik karena harus bermain di kandang lawan yang dikenal angker, Stadion My Dinh.
Alih-alih bermain bertahan, Malaysia justru tampil menekan sejak awal. Eksekusi penalti Mohd Safiq Rahim pada menit keempat membuka keunggulan. Norshahrul Idlan Talaha menggandakan skor menjadi 2-0 pada menit ke-16, sebelum Le Cong Vinh memperkecil ketertinggalan lewat titik putih di menit ke-22.
Hujan Gol di Babak Pertama
Malaysia menghancurkan pertahanan Vietnam lewat serangan balik cepat. Gol bunuh diri Dinh Tien Thanh pada menit ke-29 membuat skor berubah 3-1. Shukor Aden memastikan keunggulan 4-1 di menit ke-43, sekaligus menutup babak pertama dengan skor yang mengejutkan publik tuan rumah.
Di babak kedua, Vietnam mencoba bangkit dan memperkecil kedudukan melalui brace Cong Vinh pada menit ke-79. Namun, keunggulan 4-2 milik Malaysia bertahan hingga peluit panjang berbunyi. Kemenangan agregat 5-4 itu membawa Harimau Malaya melaju ke final Piala AFF 2014.
Kunci Pertandingan: Pertahanan Solid vs Lini Serang Tajam
Pertemuan kali ini menghadirkan kontras yang menarik. Malaysia harus bekerja ekstra keras membongkar pertahanan terbaik Vietnam di turnamen ini. Sementara itu, lini belakang tuan rumah wajib waspada terhadap ketajaman para penyerang Vietnam yang sudah mencetak belasan gol di fase grup.
Kemenangan 4-2 di masa lalu tidak menjamin apa pun untuk laga nanti, tetapi setidaknya menjadi bukti bahwa Malaysia mampu mengalahkan Vietnam di panggung semifinal. Pertandingan leg pertama ini akan menjadi penentu besar bagi peluang keduanya melaju ke partai puncak. (sry/nva)