Pencarian

Dubes UEA Tinjau KEK Palu, Pelabuhan Pantoloan Jadi Daya Tarik Investasi Logistik

Selasa, 04 Agustus 2026 • 12:16:31 WIB
Dubes UEA Tinjau KEK Palu, Pelabuhan Pantoloan Jadi Daya Tarik Investasi Logistik
Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, meninjau Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (11/2/2025).

PALU — Kunjungan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu membuka peluang baru bagi masuknya investasi asing ke Sulawesi Tengah. Pemerintah Kota (Pemkot) Palu menyebut tahap awal kerja sama ini masih berfokus pada pengumpulan informasi dan data sebagai bahan pertimbangan bagi calon investor.

Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, menyampaikan komitmennya untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif di daerahnya. Ia memastikan akan memberikan kemudahan perizinan, dukungan pengembangan infrastruktur, serta sinergi dengan pemerintah pusat dan pengelola KEK apabila rencana investasi ini berlanjut ke tahap yang lebih konkret.

Posisi Strategis Palu dan Kedalaman Alami Pelabuhan Pantoloan

Dalam kunjungan tersebut, Abdulla Salem Al Dhaheri mengaku telah memperoleh gambaran mengenai berbagai keunggulan strategis yang dimiliki Kota Palu. Salah satu poin utama yang menjadi perhatian adalah lokasi geografis Palu yang berada di tengah Indonesia dan relatif dekat dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Kondisi ini membuat Palu dinilai memiliki potensi besar sebagai simpul distribusi dan logistik, terutama untuk wilayah timur Indonesia. Apalagi, Pelabuhan Pantoloan memiliki kedalaman alami sekitar 18 meter, yang memungkinkan kapal-kapal bermuatan besar bersandar tanpa memerlukan pengerukan signifikan.

"Nilai tambah ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengembangan investasi berbasis industri dan logistik di masa mendatang," kata Al Dhaheri di Kota Palu, Selasa.

Target: Pusat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bagian Tengah

Pemkot Palu terus mempersiapkan KEK Palu sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia bagian tengah. Penjajakan investasi dengan UEA diharapkan mampu memperkuat posisi KEK Palu sebagai kawasan investasi yang kompetitif.

Hadianto Rasyid menambahkan, kunjungan duta besar UEA merupakan bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah secara lebih luas. Pihaknya optimistis kerja sama ini tidak hanya akan mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar.

Langkah selanjutnya, kedua pihak masih akan saling bertukar data dan informasi terkait kelayakan investasi. Apabila hasil kajian menunjukkan prospek yang baik, bukan tidak mungkin realisasi investasi dari negara Timur Tengah itu akan segera menyusul dalam waktu dekat.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks