Pencarian

FKUB Sulteng Usul Babinsa Kodam XXIII/Palakawira Dibekali Moderasi Beragama

Sabtu, 26 September 2026 • 11:45:31 WIB
FKUB Sulteng Usul Babinsa Kodam XXIII/Palakawira Dibekali Moderasi Beragama
Ketua FKUB Sulawesi Tengah Prof Zainal Abidin menyampaikan usulan pembekalan moderasi beragama bagi Babinsa Kodam XXIII/Palakawira.

PALU — Ketua FKUB Sulawesi Tengah Prof Zainal Abidin menegaskan Babinsa sebagai aparat teritorial perlu dibekali pemahaman tentang moderasi beragama. Menurutnya, tugas Babinsa yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadikan mereka simpul penting dalam menjaga kerukunan di akar rumput.

Usulan tersebut telah dibicarakan FKUB dengan pejabat Kodam XXIII/Palakawira. Lembaga itu menyatakan siap membuka ruang kerja sama untuk penguatan moderasi beragama bagi personel teritorial.

Mengapa Babinsa Dipandang Perlu Dibekali Moderasi Beragama

Zainal menjelaskan Babinsa berhadapan langsung dengan warga di desa-desa. Karena itu, pemahaman moderasi beragama yang diberikan kepada mereka diharapkan dapat diteruskan hingga ke tingkat masyarakat paling bawah.

"Sebagai aparat teritorial mereka perlu dibekali pemahaman tentang moderasi beragama, karena Babinsa bertugas di lingkungan masyarakat," kata Zainal di Palu, Sabtu.

Ia menambahkan Kodam XXIII/Palakawira perlu mempertimbangkan usulan itu. Menurutnya, penguatan pemahaman tersebut dapat membantu mengokohkan kerukunan yang selama ini sudah terjalin di tengah masyarakat.

Pertemuan dengan Pejabat Kodam dan Ruang Kerja Sama

FKUB menyampaikan usulan itu dalam pertemuan dengan pejabat Kodam XXIII/Palakawira pada Kamis (24/9). Dari pertemuan tersebut, FKUB menyatakan kesiapannya membuka ruang kerja sama.

"Kami telah bertemu pejabat Kodam XXI/Palakawira pada Kamis (24/9) dan kami siap membuka ruang kerja sama untuk penguatan moderasi beragama," ujarnya.

Zainal yang juga menjabat Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menilai ketahanan nasional harus dibangun dari dasar. Rakyat sebagai kekuatan bangsa perlu diberi pemahaman tentang kerukunan, toleransi, dan keberagaman.

Kerukunan sebagai Bagian Benteng NKRI

Dalam konteks berbangsa dan bernegara, Zainal menyebut semua pihak pada dasarnya bersaudara. Sikap saling menyayangi, menghargai, dan mengasihi perlu diperkuat di tengah perbedaan yang ada.

Militer sebagai komponen strategis pertahanan, lanjutnya, menjadi benteng pertama menjaga kedaulatan bangsa. Peran itu termasuk memberikan penguatan kepada masyarakat tentang perdamaian.

"Kemanunggalan TNI dan rakyat harus semakin kokoh dan kuat untuk merawat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata dia.

Kampanye Moderasi di Tengah Isu Intoleransi

FKUB terus memasifkan kampanye moderasi beragama untuk menjaga kerukunan umat di Sulawesi Tengah. Langkah itu diambil di tengah maraknya isu intoleransi dan ujaran kebencian di media sosial yang berpotensi memicu konflik horisontal.

Menurut Zainal, kerukunan umat beragama merupakan bagian dari benteng menjaga keutuhan NKRI. Perbedaan keyakinan tidak perlu diperdebatkan dan dijadikan alasan merusak persaudaraan.

Ia menegaskan perbedaan merupakan anugerah yang datang dari Tuhan. Karena itu, FKUB mendorong penguatan moderasi beragama sebagai upaya merawat persaudaraan di tengah masyarakat Sulawesi Tengah.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks