SULAWESI TENGAH — Laga hidup-mati antara Timnas Inggris dan Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026 resmi dikategorikan sebagai pertandingan berisiko tinggi. Konsekuensinya, aparat kepolisian dari kedua negara akan menerapkan sistem keamanan berlapis di seluruh titik kota tempat pertandingan digelar, bukan hanya di perimeter stadion.
Alasan di Balik Status Risiko Tinggi
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Rivalitas Inggris vs Argentina sudah mengakar sejak Perang Falkland dan kian panas lewat duel-duel ikonik di Piala Dunia, mulai dari "Tangan Tuhan" Maradona hingga drama adu penalti 1998. Pertemuan di semifinal kali ini — dengan tiket final sebagai taruhan — membuat tensi diprediksi meledak.
“Kami tidak hanya mengamankan stadion, tetapi juga fan zone, pub, dan transportasi umum,” ujar juru bicara kepolisian setempat dalam keterangan resmi yang dikutip panitia penyelenggara. “Setiap provokasi akan ditindak tegas.”
Skema Pengamanan: Drone, Anjing Pelacak, hingga Zona Bebas Alkohol
Pihak berwenang menyiapkan tiga lapis pengamanan. Pertama, area steril radius 500 meter dari stadion yang hanya bisa diakses pemegang tiket. Kedua, pos pemeriksaan acak di stasiun kereta dan bandara. Ketiga, tim anti-kerusuhan bersiaga di titik-titik rawan.
Penggunaan drone pemantau dan anjing pelacak bahan peledak juga akan diterjunkan. Selain itu, penjualan minuman keras di sekitar venue akan dilarang mulai enam jam sebelum kick-off hingga pertandingan usai.
Dampak pada Suporter: Jam Malam dan Larangan Atribut Provokatif
Suporter kedua tim diimbau tidak membawa atribut bernuansa politik atau sejarah kelam. Pemerintah kota setempat bahkan memberlakukan jam malam bagi pendukung yang tidak memiliki tiket. Pelanggar bisa dikenakan denda atau deportasi jika berstatus turis.
“Kami ingin laga ini jadi perayaan olahraga, bukan ajang balas dendam sejarah,” tambah pernyataan resmi panitia. “Semua mata akan tertuju pada pertandingan, bukan pada kerusuhan di tribun.”
Jadwal dan Siaran Langsung
Duel Inggris vs Argentina dijadwalkan berlangsung pada pekan depan. Belum ada kepastian apakah akan ada perubahan waktu kick-off demi mengakomodasi peningkatan prosedur keamanan. Seluruh proses pengamanan akan dievaluasi setelah pertandingan usai.