PALU — Puncak peringatan Hari Lahir Kejaksaan Republik Indonesia ke-81 di Sulawesi Tengah diwarnai aksi kemanusiaan. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah menggelar donor darah yang melibatkan jajaran internal hingga instansi eksternal di Aula Lantai 6 kantor setempat, Kamis (3/9/2026).
Antusiasme peserta terbilang tinggi. Dari 71 orang yang mendaftar, sebanyak 59 pendonor dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil menyumbangkan darahnya.
Kajati Sulteng Beri Contoh Langsung ke Jajarannya
Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah, Zullikar Tanjung, menjadi salah satu pendonor dalam kegiatan ini. Keikutsertaannya dinilai menjadi bentuk keteladanan bagi seluruh insan Adhyaksa di provinsi itu.
Kepala Kejaksaan Negeri Sigi juga terlihat berpartisipasi aktif bersama jajaran pejabat utama Kejati Sulteng lainnya. Langkah ini mempertegas bahwa momen Harlah tidak hanya dimaknai secara seremonial, tetapi juga melalui kontribusi nyata untuk masyarakat.
Kontribusi dari Rupbasan Hingga Instansi Lintas Sektor
Partisipasi pendonor datang dari berbagai unsur. Internal Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah menyumbang 37 pendonor, angka terbanyak dalam kegiatan ini.
Kontribusi lain datang dari Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) sebanyak 5 orang, Kejaksaan Negeri Palu 10 orang, Kejaksaan Negeri Sigi 5 orang, serta Kejaksaan Negeri Donggala 5 orang. Dukungan lintas instansi turut mengalir dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan 8 pendonor dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) 1 orang.
Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh kebutuhan dasar kemanusiaan.