Pencarian

Pemprov Sulteng dan Unhas Buka Jalur Afirmasi Kuliah, Tes Dipusatkan di Palu hingga Juli 2026

Selasa, 14 Juli 2026 • 20:09:01 WIB
Pemprov Sulteng dan Unhas Buka Jalur Afirmasi Kuliah, Tes Dipusatkan di Palu hingga Juli 2026
Pemprov Sulteng dan Unhas resmi membuka jalur afirmasi kuliah bagi pelajar Sulawesi Tengah dengan tes dipusatkan di Palu hingga Juli 2026.

PALU — Pelajar Sulawesi Tengah yang ingin melanjutkan studi ke jenjang sarjana, magister, hingga dokter spesialis kini memiliki jalur khusus tanpa harus mengikuti seleksi nasional di Makassar. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng bersama Universitas Hasanuddin (Unhas) resmi memperkuat kolaborasi afirmasi pendidikan yang memusatkan proses seleksi di Kota Palu.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido menyebut kebijakan ini sebagai terobosan untuk memangkas hambatan geografis dan biaya transportasi yang kerap menghalangi generasi muda daerah mengakses perguruan tinggi ternama. “Tesnya dilaksanakan di Kota Palu, sehingga lebih mudah dijangkau,” ujarnya di Palu, Selasa.

Jalur Afirmasi untuk Enam Jenjang Pendidikan

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas Muhammad Ruslin memaparkan skema kerja sama ini mencakup enam jenjang: sarjana, sarjana terapan, magister, doktor, hingga pendidikan dokter spesialis. Pendaftaran jalur afirmasi khusus Sulawesi Tengah dibuka hingga akhir Juli 2026.

Reny menekankan bahwa informasi ini harus segera disosialisasikan ke seluruh sekolah. “Saya berharap seluruh kepala sekolah segera menyampaikan informasi ini kepada siswa-siswi yang ingin melanjutkan kuliah di Universitas Hasanuddin,” katanya.

Anggaran Berani Cerdas Naik Jadi Rp351 Miliar

Di luar kerja sama dengan Unhas, Pemprov Sulteng juga menggenjot Program Berani Cerdas. Wagub Reny mengungkapkan anggaran program beasiswa daerah ini melonjak dari Rp264 miliar pada tahun sebelumnya menjadi Rp351 miliar tahun ini.

Hingga 2026, program tersebut telah membiayai hampir 50 ribu mahasiswa. Jumlah itu meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya yang hanya sekitar 20 ribu penerima. “Ini bukti bahwa pendidikan menjadi prioritas utama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” jelas Reny.

Investasi Jangka Panjang untuk SDM Daerah

Wagub menegaskan bahwa urusan pendidikan tidak bisa ditawar dalam prioritas pembangunan daerah. Ia mengajak para kepala sekolah untuk mulai mengedukasi siswa agar memiliki semangat melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi.

“Bagi saya, urusan pendidikan tidak bisa ditawar. Tidak ada yang sulit kalau ada kemauan dan semangat belajar. Mari kita dorong anak-anak kita menjadi sarjana, magister, doktor hingga dokter spesialis demi kemajuan Sulawesi Tengah,” tegasnya.

Reny juga mengapresiasi kualitas Unhas yang telah diakui secara nasional dan memiliki banyak alumni sukses di berbagai bidang. Ia berharap kolaborasi ini mendorong semakin banyak putra-putri daerah memperoleh pendidikan tinggi berkualitas dan berkontribusi dalam pembangunan Sulteng.

Bagikan
Sumber: sulteng.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks