Pencarian

509 Pelajar dan Mahasiswa Magang di IMIP Morowali, Ini Tiga Skema yang Dipakai

Senin, 12 Oktober 2026 • 11:46:01 WIB
509 Pelajar dan Mahasiswa Magang di IMIP Morowali, Ini Tiga Skema yang Dipakai
Peserta magang mengikuti kegiatan pemagangan di kawasan industri IMIP Morowali.

MOROWALI — Program pemagangan di kawasan industri IMIP dijalankan lewat tiga jalur berbeda. Magang Hub Kementerian Ketenagakerjaan, Magang Kementerian Perindustrian, dan program magang serta PKL yang dikelola perusahaan-perusahaan di dalam kawasan. Ketiganya menyasar peserta dari kampus dan SMK dengan latar keahlian beragam.

HR Operation Head IMIP Trisno Wasito menyatakan pemagangan menjadi bentuk nyata kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri. Peserta memperoleh pengalaman kerja sekaligus memahami tuntutan pekerjaan, budaya kerja, standar keselamatan, dan kompetensi yang dibutuhkan di lingkungan industri.

"Peserta magang di IMIP saat ini berjumlah 509 orang dari kampus dan SMK. Kesesuaian antara latar belakang pendidikan dan kebutuhan posisi menjadi aspek penting. Kompetensi teknis sesuai bidang keahlian tetap menjadi dasar, sementara kemampuan komunikasi, analisis, kerja sama, kedisiplinan, dan kesiapan mengikuti standar keselamatan kerja menjadi kompetensi pendukung yang dibutuhkan di lingkungan industri," ujar Trisno.

Mengapa Kualitas Proses Magang Jadi Sorotan

Jumlah peserta yang diterima bukan satu-satunya ukuran keberhasilan pemagangan. Kualitas pembelajaran selama berada di tempat kerja ikut menentukan hasil akhir. Peserta perlu tujuan pembelajaran yang jelas, pendampingan terarah, tugas yang relevan dengan kompetensi, serta evaluasi berkala atas perkembangan mereka.

PT IMIP menggandeng Politeknik Industri Logam Morowali dan Swiss Skills for Competitiveness (SS4C) untuk memperkuat sisi ini. Ketiganya menggelar workshop penyusunan dokumen Rencana Pelatihan Vokasi (RPV) yang diikuti 10 pendamping magang dari IMIP.

"Melalui kegiatan ini, pendamping magang dapat mengidentifikasi dan memetakan kompetensi yang relevan untuk jabatan dan tugas peserta magang," kata Trisno.

RPV Dipakai agar Magang Tidak Sekadar Absen di Tempat Kerja

Penyusunan RPV membuat pelaksanaan magang lebih terarah. Bidang pendidikan peserta, kompetensi yang dikembangkan, tugas yang diberikan, pendampingan, hingga evaluasi hasil belajar dirancang saling berkaitan. Peserta tidak berhenti pada pengalaman berada di tempat kerja.

Selain kompetensi teknis, lingkungan industri menjadi ruang belajar untuk komunikasi, kerja sama, pemecahan masalah, kedisiplinan, kepatuhan prosedur, serta pemahaman budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Aspek-aspek ini jarang didapat peserta di bangku sekolah.

Cerita Dinda: Verifikasi Berkas hingga Faceprint Karyawan

Salah satu peserta magang, Dinda Aisyah Maharani, menjalani pemagangan di Departemen HR IMIP. Ia langsung praktik menjalankan program rekrutmen hingga verifikasi berkas. Mentor yang mendampinginya mengarahkan pada solusi cepat dan taktis sehingga pekerjaan selesai efisien.

"Banyak hal baru yang tidak ada di sekolah, misalnya membuat foto ID card dan sistem faceprint untuk karyawan. Ini juga pengalaman pertama saya bekerja berdampingan dengan pekerja asal Tiongkok. Sangat menyenangkan. Harapan saya, peserta magang rajin, disiplin waktu, tidak mangkir, dan selalu mencari inspirasi dari rekan-rekan di tempat kerja," ujar Dinda.

Magang Tidak Otomatis Berujung Jadi Karyawan

Perusahaan memakai program ini untuk mengenali potensi talenta muda dalam situasi kerja nyata. Meski begitu, mengikuti magang tidak menjamin pengangkatan sebagai karyawan. Peserta tetap harus menunjukkan kompetensi dan kinerja selama program berlangsung.

Kebutuhan tenaga kerja dan ketersediaan posisi tetap menjadi pertimbangan perusahaan. Bagi dunia pendidikan, program ini membuka ruang belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan industri. Bagi industri, kolaborasi semacam ini menjadi cara menyiapkan SDM yang kompeten, adaptif, dan memahami tuntutan dunia kerja.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sultengraya.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks