SULAWESI TENGAH — Ruben Amorim mengaku bertanggung jawab penuh atas keputusannya memblokir kepindahan Pervis Estupinan ke Aston Villa pada bursa transfer musim panas 2025. Pelatih AC Milan itu menegaskan penolakan datang dari dirinya sendiri, bukan dari manajemen klub, meski gelandang bertahan asal Ekuador tersebut sempat menjadi target serius The Villans.
AC Milan menebus Estupinan dari Brighton dengan nilai mendekati 17 juta poundsterling pada musim panas 2025. Bek kiri berusia 28 tahun itu sebelumnya menghabiskan lima tahun di Premier League bersama Brighton sebelum memilih merumput di Serie A.
Keputusan Amorim mempertahankan Estupinan bukan tanpa alasan. Di bawah asuhan Massimiliano Allegri pada musim 2025/26, pemain asal Ekuador tersebut rata-rata hanya bermain di bawah 60 menit per pertandingan. Amorim justru memberinya menit lebih sedikit lagi, yakni 48 menit per laga dari tujuh pertandingan Serie A dengan total 340 menit.
Aston Villa Butuh Bek Kiri Usai Lucas Digne Hengkang ke PSG
Aston Villa bergerak agresif mencari bek kiri baru setelah Lucas Digne hengkang ke Paris Saint-Germain pada bursa transfer lalu. Klub asuhan Unai Emery itu sempat mencapai kesepakatan awal dengan Estupinan pada Juli, namun rencana tersebut kandas di tangan Amorim.
Amorim mengungkapkan bahwa dirinya menerima daftar klub peminat Estupinan di akhir bursa transfer. Ia memilih menolak semua tawaran, termasuk dari Aston Villa, dan menegaskan keputusan itu murni tanggung jawabnya sebagai pelatih.
"Di akhir bursa transfer, kami punya daftar klub yang menginginkan Estupinan. Tapi saya bilang tidak. Jadi, saya ingin penggemar tahu bahwa ini tanggung jawab saya," ujar Amorim.
Amorim Akui Sebagian Fans Milan Belum Percaya pada Estupinan
Amorim juga menyadari bahwa sebagian pendukung AC Milan belum sepenuhnya menerima kehadiran Estupinan. Ia membandingkan situasi tersebut dengan klub lain yang kerap menghadapi fans tidak menyukai pemain tertentu.
"Bahkan di klub lain, kadang penggemar tidak terlalu menyukai pemain tertentu. Kami harus membantu Estupinan, kami harus membantu penggemar memahami siapa Estupinan. Dan saya bisa pastikan Estupinan bekerja sangat keras," kata Amorim.
Pelatih asal Portugal itu menekankan pentingnya solidaritas tim. Menurutnya, jika satu anggota tim menderita karena tekanan dari luar, seluruh tim ikut merasakannya dan wajib memberikan dukungan.
Aston Villa Kehilangan Aaron Wan-Bissaka Akibat Cedera
Di sisi lain, Aston Villa mendatangkan Aaron Wan-Bissaka sebagai alternatif di sektor bek sayap. Namun, cedera yang dialami Wan-Bissaka saat melawan Newcastle pada Sabtu lalu membuat The Villans kembali kekurangan opsi di posisi bek kiri.
Situasi ini membuat kebutuhan Aston Villa akan sosok seperti Estupinan semakin terasa. Klub Birmingham tersebut dijadwalkan menghadapi Viking di ajang Liga Champions pada Rabu mendatang dengan skuad yang belum sepenuhnya pulih.
Amorim tetap pada pendiriannya. Estupinan dipilih bermain karena ia percaya pada kualitas pemain tersebut dan yakin sang bek akan menjadi sosok penting bagi AC Milan di sisa musim ini.