BUOL — Ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Buol mulai mengikuti bimbingan manasik yang dibuka langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Sulawesi Tengah, H. Muchlis, S.Ag., M.Pd., Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini merupakan tahap awal pembekalan sebelum jemaah diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Muchlis hadir di Buol dalam rangka kunjungan kerja selama dua hari, 27-28 Agustus 2026. Selain membuka secara resmi, ia juga turun langsung memberikan materi bimbingan kepada para jemaah.
Manasik Bukan Kegiatan Pelengkap
Di hadapan para jemaah, Muchlis mengingatkan agar bimbingan ini tidak dianggap sekadar formalitas. Ia meminta setiap peserta memprioritaskan waktu untuk hadir di setiap sesi yang telah dijadwalkan.
"Jika ingin meraih haji mabrur, jadikan bimbingan manasik ini sebagai prioritas dari aktivitas bapak/ibu. Jangan abaikan jadwal manasik yang ada," tegas Muchlis dalam sambutannya.
Menurutnya, pemahaman yang matang tentang tata cara ibadah harus dibangun sejak dari daerah. Dengan mengikuti pembinaan secara konsisten, jemaah diharapkan memiliki bekal yang cukup, baik secara mental maupun pengetahuan, sebelum menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Pembinaan ASN hingga Senam Haji
Kunjungan kerja Kakanwil ke Buol tidak hanya menyasar calon jemaah. Muchlis juga memberikan pembinaan khusus kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kemenhaj Kabupaten Buol.
Pada hari kedua, Jumat (28/8/2026), sebelum kembali ke Palu, Muchlis turut membersamai jemaah dalam kegiatan jalan sehat dan senam haji. Agenda rutin ini menjadi bagian dari upaya menjaga kebugaran fisik para calon haji.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk memperkuat kesiapan jemaah Kabupaten Buol dari dua aspek sekaligus: pemahaman manasik dan kondisi fisik. Keduanya dinilai krusial untuk menghadapi proses ibadah yang membutuhkan daya tahan tubuh prima di tengah cuaca ekstrem Arab Saudi.