Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, mulai menyalurkan bantuan benih padi varietas M70D untuk lahan pertanian seluas 13.065 hektare yang bersumber dari APBN. Bantuan ini diarahkan untuk memperkuat swasembada pangan dan meningkatkan produktivitas petani di daerah tersebut. Selain dari pusat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah juga mengucurkan bantuan benih untuk tambahan lahan 1.000 hektare.
PARIGI MOUTONG — Penyaluran bantuan benih padi di Kabupaten Parigi Moutong menyasar ribuan kelompok tani yang tersebar di sejumlah kecamatan. Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, menyebutkan bahwa varietas M70D dipilih karena memiliki masa panen cepat dan mampu menekan pertumbuhan padi liar.
“Bantuan benih padi jenis M70D diberikan kepada petani guna pengembangan pertanian pada lahan seluas 13.065 hektare dari APBN,” kata Erwin Burase saat meninjau penyaluran di Balinggi, Jumat.
Fokus di Kecamatan Balinggi: 85 Kelompok Tani Terima Bantuan
Salah satu titik penyaluran terkonsentrasi di Kecamatan Balinggi. Pada wilayah ini, pemerintah mengalokasikan benih sebesar 1.137,5 kilogram yang diperuntukkan bagi 85 kelompok tani.
Langkah ini merupakan bagian dari gerakan panen raya yang tengah digalakkan pemkab. Dengan masa panen sekitar 80 hari, petani diharapkan bisa meningkatkan indeks pertanaman dalam satu tahun.
Keunggulan Varietas M70D dan Dukungan dari APBD Sulteng
Selain bantuan dari pemerintah pusat, alokasi benih juga datang dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tengah. Bantuan tambahan ini menyasar lahan seluas 1.000 hektare di Kabupaten Parigi Moutong.
“Tentunya penggunaan benih tersebut diharapkan dapat membantu petani meningkatkan efisiensi budidaya dan produktivitas lahan di Parigi Moutong,” sebut Erwin.
Varietas M70D dinilai memiliki keunggulan dalam menekan pertumbuhan padi liar yang kerap mengganggu hasil panen. Dengan begitu, biaya perawatan lahan bisa ditekan dan hasil panen lebih optimal.
Target Parimo Menjadi Lumbung Pangan Daerah
Bupati menekankan pentingnya keterlibatan aktif petani dalam menjaga produksi pertanian. Menurutnya, keberhasilan panen harus menjadi dorongan untuk meningkatkan produktivitas secara berkelanjutan.
“Harapannya Kabupaten Parigi Moutong bisa menjadi salah satu daerah yang kuat dalam produksi pangan dan mampu memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujar dia.
Pemkab Parimo berharap seluruh dukungan dari pemerintah pusat dan provinsi ke depan bisa membantu petani meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Dukungan tersebut dinilai krusial untuk menjaga stabilitas pasokan beras di Sulawesi Tengah.