SULAWESI TENGAH — Memiliki rumah sendiri masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi banyak orang, terutama pasangan muda yang baru memulai karier. Di tengah banyaknya pilihan proyek dan skema pembiayaan, calon pembeli kerap bingung memilih mana yang paling ringan di kantong.
Menjawab kebingungan itu, BRI menggandeng REI (Real Estate Indonesia) menggelar pameran properti di Semarang. Ajang ini mempertemukan masyarakat dengan puluhan pengembang terpercaya sekaligus menawarkan solusi kredit pemilikan rumah (KPR) dengan bunga super ringan.
Skema Bunga Fleksibel untuk Nasabah
Dalam expo ini, BRI menawarkan suku bunga spesial mulai 1,75 persen fixed selama satu tahun. Angka ini jauh di bawah suku bunga KPR konvensional yang biasanya berada di kisaran 6-8 persen.
Tak cuma bunganya yang rendah, BRI juga menggratiskan biaya provisi dan administrasi. Artinya, biaya awal yang harus dikeluarkan calon debitur saat mengajukan KPR menjadi lebih ringan.
BRI juga menyediakan beberapa pilihan skema bunga yang bisa disesuaikan dengan kemampuan finansial masing-masing nasabah. Mulai dari fixed rate jangka pendek hingga floating rate dengan tenor panjang.
Momentum Tepat bagi Pembeli Rumah Pertama
Pameran ini menjadi kesempatan emas bagi masyarakat yang selama ini menunda membeli rumah karena terbentur bunga KPR yang tinggi. Dengan bunga 1,75 persen, cicilan bulanan di tahun pertama bisa ditekan signifikan.
Para pengunjung bisa melihat langsung unit-unit yang ditawarkan oleh developer, membandingkan harga, dan langsung mengajukan KPR di tempat. Semua proses pembiayaan bisa diurus dalam satu lokasi, tanpa perlu bolak-balik ke bank.
BRI menargetkan transaksi KPR dalam pameran ini bisa meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Semarang dipilih karena pertumbuhan properti di kota ini cukup pesat, didorong oleh pembangunan infrastruktur dan pertumbuhan kelas menengah.
Bagi yang berminat, promo ini hanya berlaku hingga 2 Agustus 2026. Setelah itu, suku bunga KPR akan kembali ke ketentuan normal.