MOROWALI — Turnamen sepak bola IBR Cup 1 2026 resmi berakhir setelah menggelar laga final antara AKL 88 Parilangke melawan Huabao Ambunu pada Kamis sore (7/5/2026). Penutupan kompetisi yang berlangsung di Desa Bente ini sekaligus menandai dimulainya persiapan untuk edisi kedua tahun depan.
Ketua Tim Pelaksana IBR Cup 2026, Asfar, mengumumkan bahwa sesuai dengan regulasi yang disepakati, pemenang atau finalis berhak mendapatkan mandat sebagai penyelenggara berikutnya. Untuk edisi kedua, giliran wilayah Bungku Barat yang akan menjadi pusat perhatian pencinta sepak bola di Morowali.
Huabao Ambunu Siap Gelar IBR Cup 2 Tahun Depan
Penunjukan Huabao Ambunu sebagai tuan rumah IBR Cup 2 merupakan bagian dari komitmen panitia untuk menjalankan sistem piala bergilir secara berkelanjutan. Asfar menegaskan bahwa turnamen bertema “Iksan Bersama Rakyat” ini tidak hanya berhenti pada edisi perdana, melainkan diproyeksikan hingga mencapai sepuluh edisi.
“IBR Cup tidak berhenti di edisi pertama. Asfar mengumumkan sistem piala bergilir akan berjalan hingga Cup 10. Sesuai aturan, pemenang final berhak menjadi tuan rumah edisi berikutnya. Karena itu, Huabao Ambunu ditunjuk sebagai tuan rumah IBR Cup 2 di Bungku Barat tahun depan,” tulis laporan panitia usai laga final.
Rencana jangka panjang ini dirancang untuk mencakup dua periode kepemimpinan daerah. Panitia berharap konsistensi penyelenggaraan turnamen dapat menjadi wadah pembinaan atlet sepak bola lokal sekaligus hiburan rakyat yang terjadwal rutin setiap tahunnya.
Evaluasi Ketegasan Panitia dan Dukungan Keamanan
Sepanjang satu bulan penyelenggaraan yang melibatkan 22 tim, panitia mengklaim situasi secara umum berjalan kondusif. Meski demikian, Asfar mengakui sempat terdapat kendala teknis pada hari kedua pertandingan. Namun, masalah tersebut segera diselesaikan melalui mekanisme technical meeting bersama manajer dan official tim.
Ketegasan panitia dalam menegakkan aturan pertandingan menjadi kunci kelancaran acara hingga partai puncak. Asfar menyampaikan apresiasi mendalam kepada jajaran Polres Morowali, TNI, dan Satpol PP yang melakukan pengawalan ketat di area pertandingan guna mencegah potensi kericuhan antar suporter.
“Insyaallah kalau sudah 10 kali berarti dua periode. Kita doakan Bapak Bupati diberi kesehatan dan umur panjang agar bisa melewati 10 edisi IBR Cup ke depan,” ujar Asfar dalam sambutan penutupnya.
Kesuksesan IBR Cup 1 ini juga disebut tidak lepas dari dukungan penuh Bupati Morowali, para camat, serta jajaran kepala desa, khususnya Kepala Desa Bente yang telah memfasilitasi tempat penyelenggaraan selama sebulan terakhir.