Pencarian

IHSG Dibuka Melemah 0,40%, Saham FIRE dan MORA Justru Cetak Kenaikan Hingga 25%

Senin, 11 Mei 2026 • 11:02:50 WIB
IHSG Dibuka Melemah 0,40%, Saham FIRE dan MORA Justru Cetak Kenaikan Hingga 25%
IHSG dibuka melemah 0,40% ke level 6.941 pada perdagangan Senin (11/5/2026).

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka di zona merah pada Senin (11/5/2026), tergerus 25 poin atau 0,40% ke level 6.941. Pelemahan ini mengikuti tekanan di mayoritas bursa Asia, namun di tengah kondisi tersebut, sejumlah saham sektor infrastruktur dan kesehatan justru mencatatkan lonjakan harga signifikan.

JAKARTA — Pergerakan IHSG pada awal pekan ini berbanding terbalik dengan nasib beberapa emiten. Di saat indeks utama melemah, saham PT FIRE Indonesia (FIRE) melesat 25% menjadi Rp 170 per lembar. Saham NIRO juga ikut terdorong naik 19% ke Rp 238, sementara saham MORA terbang 15% ke posisi Rp 8.650.

Kenaikan saham-saham tersebut terjadi di tengah tekanan jual yang melanda enam sektor utama, yaitu energi, material dasar, industri, consumer non primer, consumer primer, dan keuangan. Sektor energi tercatat menjadi salah satu yang paling tertekan dengan penurunan 4,59% pada perdagangan akhir pekan lalu.

Dari Mana Tekanan di IHSG Berasal?

Kejatuhan IHSG sebenarnya sudah terlihat sejak akhir pekan lalu. Pada Jumat (8/5/2026), indeks ambles 204,92 poin (2,86%) ke posisi 6.969. Penurunan ini dipicu oleh aksi jual besar-besaran pada saham-saham big cap, terutama emiten tambang.

Data mencatat, saham AMMN ambles 9,27%, TINS melemah 14,88%, INDY turun 14,82%, INCO terkoreksi 13,89%, dan BREN melemah 11,83%. Saham EMAS juga ikut jatuh 12,22%. Aksi jual asing pun tercatat cukup deras dengan net sell mencapai Rp 389,31 miliar di seluruh pasar, mayoritas terjadi di saham BMRI senilai Rp 436,38 miliar.

Sektor Kesehatan Justru Menguat, Saham Ini Catat Auto Reject Atas

Berbeda dengan sektor tambang, sektor kesehatan justru menjadi primadona. Pada akhir pekan lalu, sektor ini mencatat penguatan 0,70%. Momentum ini berlanjut pada awal pekan dengan sejumlah saham menembus batas auto reject atas (ARA).

Saham MPOW tercatat naik 34,55%, MEDS melompat 34,48% ke Rp 117, IRRA naik 25% ke Rp 510, dan PEHA menguat 24,83% ke Rp 372. Saham KAEF juga ikut terdorong naik 24,51%, sementara MORA yang sempat naik 20% ke Rp 7.500 pada akhir pekan lalu, kembali mencatat kenaikan 15% pada sesi pembukaan Senin ini.

Apa yang Bakal Terjadi Selanjutnya?

Pelaku pasar kini mencermati pergerakan IHSG yang masih berada di bawah level psikologis 7.000. Tekanan jual asing yang masih berlanjut menjadi sinyal kehati-hatian, meskipun sektor kesehatan dan infrastruktur menunjukkan daya tahan. Pekan ini, investor akan menanti data ekonomi domestik dan pergerakan harga komoditas global yang kerap mempengaruhi saham energi dan tambang.

Bagikan
Sumber: investortrust.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks