LUWUK — Pengkab Perbakin Banggai memacu persiapan pasca-Musyawarah Kabupaten (Muskab) II. Fokus utama organisasi kini terbagi antara pengukuhan struktur kepengurusan periode 2026-2030 dan kesiapan teknis atlet menuju Porprov Sulteng ke-X di Morowali.
Ketua Umum terpilih Indra Rico Tombokan menegaskan pentingnya legalitas dan administrasi organisasi. Hal ini krusial untuk memastikan seluruh program pembinaan atlet berjalan mulus tanpa kendala birokrasi menjelang kompetisi.
Prioritas Pelantikan dan Konsolidasi Atlet Menembak Banggai
Indra terpilih secara aklamasi pada Rabu (6/5/2026) di Resto Renhil. Mengingat tahapan meeting chief de mission (CDM 1) telah terlampaui, ia menyadari genderang persaingan antar-kabupaten di Sulawesi Tengah sudah dimulai.
"Langkah awal yang dilakukan adalah mematangkan persiapan pelantikan pengurus dan persiapan menghadapi Porprov," ujar Indra Rico Tombokan. Ia kini mengintensifkan koordinasi dengan KONI Banggai untuk memetakan kekuatan lawan di lapangan.
Cabang olahraga menembak tetap menjadi tumpuan utama perolehan medali bagi kontingen Banggai. Oleh karena itu, sinkronisasi antara pengurus baru dan kebutuhan teknis atlet menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar.
KONI Banggai Soroti Fasilitas Pendukung di Morowali
Sekretaris KONI Banggai, Sugiarto Djanun, memberi catatan khusus terkait sarana prasarana di Kabupaten Morowali sebagai tuan rumah. Ia menyoroti minimnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berpotensi menghambat mobilisasi kontingen.
Persoalan logistik ini dianggap krusial karena berdampak langsung pada pergerakan atlet dan ofisial selama kompetisi berlangsung. Di sisi lain, Dinas PUPR Banggai terus memantau proyek kolam renang Mirqan di Kilongan agar tetap sesuai spesifikasi teknis.
Menjaga Kondusivitas Iklim Olahraga Daerah
Langkah Perbakin memperkuat internal organisasi menjadi angin segar di tengah dinamika olahraga daerah yang sempat memanas. Publik sebelumnya menyoroti insiden pemukulan pemain pada turnamen Mini Soccer Hadianto Rasyid Cup 2026 di Nambo.
Sekretaris Askab PSSI Banggai, Adhi Lambesia, menyatakan pihaknya sedang menyikapi serius insiden tersebut. Stabilitas iklim olahraga menjadi perhatian bersama agar fokus atlet tidak terganggu oleh persoalan non-teknis di luar lapangan.
Melalui kepemimpinan Indra Rico Tombokan, Perbakin Banggai diharapkan mampu menjaga stabilitas organisasi. Target akhirnya adalah mendulang prestasi menembak, baik di level provinsi maupun nasional.