LUWUK — Pelatih dan pengurus Percasi Banggai memfinalkan 11 nama atlet yang akan dikirim ke Porprov Sulawesi Tengah 2026. Komposisi tim didominasi atlet putra, dengan satu atlet perempuan ikut memperkuat skuad.
Penjaringan atlet dilakukan melalui sejumlah turnamen lokal, salah satunya DSLNG Chess Master 2026 yang berlangsung Sabtu (24/10/2026). Ajang itu menjadi panggung terakhir bagi pengurus untuk menilai kesiapan para pemain sebelum berangkat ke Morowali.
Satu Atlet Perempuan Ikut Perkuat Skuad Banggai
Plt. Sekretaris Percasi Banggai, Dirmanto Pade, menyebut komposisi 11 atlet sudah disesuaikan dengan nomor yang dipertandingkan di Porprov. Satu atlet perempuan disiapkan untuk mengisi kategori yang membutuhkan peserta putri.
"Dari 11 atlet yang dipersiapkan tersebut, satu di antaranya merupakan atlet perempuan," kata Dirmanto di sela-sela DSLNG Chess Master 2026.
Menurutnya, keberadaan atlet perempuan penting karena catur Porprov mempertandingkan nomor beregu dan perorangan putri. Tanpa wakil di kategori itu, Banggai berisiko kehilangan peluang medali.
Modal 8 Emas dari Porprov 2022 di Banggai
Catatan prestasi menjadi alasan utama Percasi Banggai percaya diri. Pada Porprov Sulawesi Tengah 2022, saat Kabupaten Banggai menjadi tuan rumah, cabang catur menyumbangkan 8 medali emas.
Sumbangan itu ikut mengantar Banggai meraih predikat juara umum Porprov 2022. Capaian tersebut kini menjadi pembanding sekaligus beban bagi tim yang berangkat ke Morowali.
Dirmanto menyatakan pihaknya optimistis medali emas bisa kembali diraih pada Porprov 2026. Keyakinan itu dibangun dari pengalaman bertanding para atlet di sejumlah kejuaraan daerah.
Target Emas Jadi Ujian Pembinaan Atlet Catur Daerah
Porprov 2026 di Morowali menjadi ajang pembuktian bagi pembinaan catur di Banggai. Pengurus berharap 11 atlet yang dikirim mampu menjaga tradisi prestasi cabang ini di tingkat provinsi.
Target medali emas sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Percasi Banggai dituntut mempertahankan capaian sebelumnya sambil terus memperkuat pembinaan atlet menjelang kompetisi Desember 2026.
Persiapan akhir tim akan difokuskan pada latihan intensif dan simulasi pertandingan. Pengurus belum merinci jadwal keberangkatan kontingen ke Morowali.