Pencarian

Gubernur Sulteng Anwar Hafid Ajak Warga Mulai Menanam Kelapa Seiring Pabrik Pengolahan di Morowali Dibangun

Rabu, 03 Juni 2026 • 14:54:31 WIB
Gubernur Sulteng Anwar Hafid Ajak Warga Mulai Menanam Kelapa Seiring Pabrik Pengolahan di Morowali Dibangun
Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mengajak warga menanam kelapa untuk mendukung pabrik pengolahan di Morowali.

PALU — Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid mendorong warga di seluruh kabupaten dan kota untuk memperbanyak tanaman kelapa. Langkah ini dinilai strategis seiring adanya investasi pabrik pengolahan kelapa yang akan dibangun di Kabupaten Morowali.

Menurut Anwar, keberadaan pabrik tersebut akan menjadi pasar tetap bagi hasil kebun warga. Ia menyebut komoditas kelapa memiliki prospek ekonomi yang cerah ke depannya.

Pabrik di Morowali Jadi Jaminan Serapan Hasil Panen

Pabrik pengolahan kelapa di Morowali direncanakan mengolah berbagai produk turunan, seperti minyak kelapa, desiccated coconut, hingga bahan baku industri. Dengan kapasitas produksi yang besar, pabrik ini membutuhkan pasokan kelapa dalam jumlah signifikan.

“Kami ingin masyarakat tidak ragu menanam kelapa. Pasarnya sudah ada, tinggal kita siapkan produksinya,” ujar Anwar Hafid dalam keterangannya, Senin lalu.

Potensi Lahan dan Tantangan yang Dihadapi Petani

Sulawesi Tengah memiliki lahan yang cocok untuk perkebunan kelapa, terutama di daerah pesisir seperti Morowali, Banggai, dan Parigi Moutong. Namun, produktivitas kebun kelapa rakyat selama ini masih rendah karena minimnya peremajaan tanaman tua.

Anwar mengakui bahwa sebagian besar pohon kelapa milik petani sudah berusia di atas 30 tahun dan mulai berkurang produktivitasnya. Karena itu, ia meminta dinas perkebunan setempat menyiapkan bibit unggul untuk didistribusikan ke petani.

Apa Langkah Pemprov Selanjutnya?

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah berencana mengalokasikan anggaran untuk program peremajaan kebun kelapa rakyat pada APBD perubahan tahun ini. Selain itu, akan ada pendampingan teknis bagi petani agar hasil panen sesuai standar industri.

“Kami juga akan memfasilitasi kemitraan antara petani dan pabrik pengolahan. Skema bagi hasil atau harga pokok akan diatur agar menguntungkan kedua belah pihak,” tambah Anwar.

Pembangunan pabrik pengolahan kelapa di Morowali ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2026. Jika terealisasi, proyek ini diproyeksikan menyerap ribuan tenaga kerja lokal dan menjadi motor baru pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Sulawesi Tengah.

Bagikan
Sumber: radarpalu.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks