PALU — Sekretaris DPRD Sulawesi Tengah Moh. Sadly Lesnusa menjadi bagian dari rangkaian upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Kota Palu. Gubernur Sulawesi Tengah H. Anwar Hafid bertindak sebagai inspektur upacara pada kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Gubernur tersebut.
Momentum Refleksi Ideologi Bangsa
Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap 1 Juni ini menjadi agenda tahunan bagi jajaran pemerintahan di Sulawesi Tengah. Kehadiran Sekwan DPRD Sulteng dalam upacara tersebut menunjukkan sinergi antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam merayakan hari bersejarah bagi bangsa.
Upacara berlangsung khidmat dengan pengibaran bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Para peserta yang terdiri dari aparatur sipil negara, TNI, Polri, serta perwakilan pelajar dan organisasi masyarakat mengikuti rangkaian acara dengan tertib.
Pesan Gubernur dalam Amanat Upacara
Dalam kesempatan itu, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh komponen bangsa untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen dalam membangun daerah, khususnya di Sulawesi Tengah.
Sinergi Lembaga dalam Memperkuat Nilai Kebangsaan
Kehadiran Sekwan DPRD Sulteng Moh. Sadly Lesnusa dalam upacara ini menjadi bukti nyata bahwa lembaga legislatif turut aktif dalam menjaga dan merawat ideologi negara. Partisipasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi aparatur dan masyarakat luas untuk terus mengamalkan Pancasila dalam setiap aspek kehidupan.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di tingkat provinsi ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang digelar di berbagai daerah di Sulawesi Tengah. Pemerintah provinsi berharap semangat Pancasila dapat terus diinternalisasi oleh seluruh warga dalam menjalani aktivitas keseharian.