Pencarian

Biaya Logistik ke Sulawesi Timur Kian Membengkak, Poros Tambu-Kasimbar di Leher Sulawesi Jadi Solusi Pangkas Ongkos Kirim

Selasa, 02 Juni 2026 • 15:22:01 WIB
Biaya Logistik ke Sulawesi Timur Kian Membengkak, Poros Tambu-Kasimbar di Leher Sulawesi Jadi Solusi Pangkas Ongkos Kirim
Poros Tambu-Kasimbar menjadi solusi pengurangan biaya logistik ke Sulawesi Timur.

PALU — Biaya pengiriman barang dari bagian barat ke timur Sulawesi terus mengalami kenaikan. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah dan pelaku logistik untuk mencari terobosan, salah satunya dengan mengoptimalkan Poros Tambu-Kasimbar yang berada di leher Pulau Sulawesi.

Ruas ini memiliki bentang sekitar 30 kilometer dan dinilai sangat ideal sebagai konektor utama. Jika terealisasi, jalur ini akan memangkas waktu dan biaya distribusi yang selama ini menjadi beban utama para pelaku usaha.

Mengapa Poros Tambu-Kasimbar Dianggap Vital?

Letak geografis Sulawesi yang memanjang membuat distribusi barang dari barat ke timur kerap memakan biaya tinggi. Jalur laut masih menjadi pilihan utama, namun ongkos bongkar muat dan waktu tempuh yang lama membuat harga komoditas di wilayah timur jauh lebih mahal.

Poros Tambu-Kasimbar menawarkan jalur alternatif yang langsung memotong bagian tengah pulau. Dengan lebar bentang hanya sekitar 30 kilometer, pembangunan infrastruktur jalan di titik ini dinilai lebih efisien dibandingkan membangun jalur memutar di pesisir.

Dampak Langsung ke Harga Barang di Wilayah Timur

Pelaku logistik menyebut bahwa potongan biaya distribusi bisa mencapai puluhan persen jika poros ini berfungsi penuh. Saat ini, biaya logistik ke daerah seperti Banggai, Morowali, hingga Luwuk masih tinggi karena harus melalui jalur yang panjang.

“Kalau poros ini jadi, ongkos kirim bisa turun drastis. Barang sampai lebih cepat, harganya juga lebih kompetitif,” ujar seorang pengusaha transportasi di Palu.

Apa Langkah Selanjutnya?

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah disebut tengah mengkaji skema pendanaan dan prioritas pembangunan poros tersebut. Beberapa pihak mendorong agar proyek ini masuk dalam daftar prioritas nasional mengingat dampaknya yang luas terhadap perekonomian kawasan timur.

Meski belum ada kepastian jadwal, wacana ini terus bergulir di forum-forum perencanaan daerah. Para pemangku kepentingan berharap ada keputusan konkret dalam waktu dekat agar biaya logistik yang kian mahal bisa segera ditekan.

Bagikan
Sumber: radarpalu.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks