Pencarian

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pelemahan Terdalam di Asia pada Perdagangan Selasa

Selasa, 12 Mei 2026 • 10:09:31 WIB
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pelemahan Terdalam di Asia pada Perdagangan Selasa
Rupiah melemah hingga Rp17.503 per dolar AS pada perdagangan Selasa pagi.

SULAWESI TENGAH — Berdasarkan data Bloomberg pukul 9.45 WIB, mata uang Garuda melemah 89 poin atau 0,52 persen ke level Rp17.503 per dolar AS. Posisi ini melanjutkan pelemahan dari pembukaan di Rp17.489 per dolar AS, yang sudah turun 75 poin dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Kinerja Rupiah Paling Buruk di Kawasan

Tekanan terhadap rupiah terjadi di tengah aksi jual masih besar terhadap aset negara berkembang. Mayoritas mata uang Asia kompak terdepresiasi, namun rupiah mencatat pelemahan paling dalam setelah won Korea Selatan yang ambles 1 persen. Ringgit Malaysia melemah 0,22 persen, sementara dolar Singapura dan yen Jepang sama-sama turun 0,20 persen.

Di sisi lain, dolar Hong Kong justru mencatat penguatan tipis 0,01 persen terhadap greenback. Mata uang utama negara maju juga tak luput dari tekanan, dengan euro dan poundsterling masing-masing melemah 0,17 persen dan 0,18 persen.

Tiga Sentimen yang Menekan Rupiah

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengidentifikasi tiga faktor utama yang mendorong pelemahan rupiah. Pertama, meredupnya harapan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran yang kembali memicu ketidakpastian geopolitik. Kedua, harga minyak mentah dunia yang masih bertahan di level tinggi, menjadi beban tambahan bagi negara pengimpor minyak seperti Indonesia.

"Pengumuman MSCI hari ini diperkirakan tidak akan memberikan berita baik pada IHSG, dan akan ikut menekan rupiah," ujar Lukman. Sentimen ketiga datang dari ekspektasi negatif pasar terhadap evaluasi indeks MSCI yang berpotensi memicu arus keluar modal asing dari pasar saham Indonesia.

Investor juga menantikan data penjualan ritel Indonesia yang akan dirilis siang ini sebagai indikator tambahan kekuatan konsumsi domestik.

Proyeksi Pergerakan hingga Akhir Sesi

Lukman memperkirakan rupiah akan bergerak dalam rentang Rp17.350 hingga Rp17.500 per dolar AS pada perdagangan hari ini. Level psikologis Rp17.500 menjadi garis pertahanan krusial yang apabila ditembus secara konsisten, berpotensi membuka ruang pelemahan lebih lanjut.

Bank Indonesia diperkirakan akan terus melakukan intervensi ganda di pasar spot dan DNDF (Domestic Non-Deliverable Forward) untuk menjaga stabilitas kurs di tengah tekanan eksternal yang masih deras.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks