PALU — Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia melakukan rotasi kepemimpinan di jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah. Brigjen Pol Nasri Sulaeman kini dipercaya memegang tongkat komando Kapolda Sulteng, menggantikan Irjen Pol Endi Sutendi yang telah memasuki masa purnabakti.
Pergantian jabatan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/960/V/KEP./2026 yang diterbitkan pada Kamis, 7 Mei 2026. Dokumen mutasi personel tersebut ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Dr. Anwar.
Mutasi Jabatan Karena Irjen Endi Sutendi Memasuki Masa Pensiun
Kabidhumas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono, membenarkan adanya pergeseran pucuk pimpinan di instansinya. Menurut Djoko, langkah ini merupakan bagian dari dinamika rutin organisasi Polri untuk penyegaran personel sesuai kebutuhan institusi.
"Dalam surat telegram Kapolri tersebut, di jajaran Polda Sulawesi Tengah, jabatan Kapolda yang mengalami rotasi," jelas Kombes Djoko dalam keterangan tertulisnya pada Jumat, 8 Mei 2026.
Irjen Pol Endi Sutendi tercatat sudah purnatugas sejak 1 Mei 2026. Sebelum penunjukan ini keluar, Brigjen Nasri Sulaeman mengemban amanah sebagai Wakapolda Sulawesi Selatan sejak tahun 2024.
Profil Brigjen Nasri Sulaeman: Rekan Seangkatan Kapolri di Akpol 1991
Brigjen Nasri Sulaeman merupakan perwira tinggi lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Ia tercatat sebagai rekan satu angkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di korps Bhayangkara.
Sebelum menjabat Kapolda Sulteng, ia memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan pembinaan. Nasri pernah menduduki posisi strategis seperti Dirreskrimum Polda Banten, serta Dirreskrimsus di dua wilayah berbeda, yakni Polda Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur.
Kariernya juga mencakup jabatan kewilayahan sebagai Kapolres Jember dan Wakapolres Metro Tangerang. Di tingkat pusat, ia sempat bertugas sebagai Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri serta Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri.
Fokus Penguatan Pelayanan dan Kondusivitas Kamtibmas Sulteng
Polda Sulteng berharap kehadiran pimpinan baru ini mampu mengakselerasi profesionalisme personel dalam melindungi dan mengayomi masyarakat. Fokus utama tetap tertuju pada penjagaan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.
"Kami berharap kepemimpinan baru terus meningkatkan profesionalisme dalam pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif," pungkas Kombes Djoko.