POSO — Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H meninjau langsung progres perbaikan Panti Sosial Bina Tunas Harapan di Kabupaten Poso, Selasa. Langkah ini diambil guna memastikan fasilitas sosial tersebut benar-benar siap menjadi tempat pembinaan yang manusiawi bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Standar Kelayakan Bangunan Jadi Prioritas Utama
Rehabilitasi yang dilakukan Korem 132/Tadulako ini menyasar berbagai titik krusial, mulai dari perbaikan struktur bangunan hingga peningkatan kenyamanan ruang hunian. Brigjen TNI Suntara menekankan bahwa aspek teknis pengerjaan tidak boleh dilakukan secara asal-asalan.
“Panti sosial ini harus menjadi tempat yang memberi harapan, pembinaan, dan masa depan yang lebih baik bagi para penghuninya. Karena itu, kualitas pengerjaan harus benar-benar diperhatikan,” tegas Danrem 132/Tadulako saat meninjau lokasi pengerjaan.
Kunjungan ini sekaligus menjadi bentuk pengawasan langsung untuk memastikan setiap tahap pembangunan berjalan sesuai rencana. Fokus utama rehabilitasi meliputi pembenahan sarana fisik agar panti dapat berfungsi optimal sebagai pusat pelayanan sosial di wilayah Sulawesi Tengah.
Transformasi Lingkungan Panti untuk Kesejahteraan Warga
Selain perbaikan infrastruktur, penataan fasilitas pendukung juga menjadi perhatian serius dalam program ini. Lingkungan panti didesain ulang agar lebih aman dan nyaman, mengingat penghuninya memerlukan suasana yang mendukung untuk proses pemulihan dan pembinaan.
Program rehabilitasi ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung penguatan fasilitas kemanusiaan di daerah. Pihak Korem 132/Tadulako memandang bahwa ketersediaan fasilitas sosial yang layak adalah fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat secara berkelanjutan.
Sinergi Lintas Sektor dalam Pembangunan Sosial
Keberhasilan proses renovasi ini dinilai sangat bergantung pada soliditas kerja sama di lapangan. Danrem mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat, baik dari unsur TNI maupun mitra kerja lainnya, yang telah mengedepankan semangat kerja kolektif.
“Kolaborasi yang solid merupakan kunci keberhasilan dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa semangat gotong royong harus tetap menjadi nilai luhur yang dikedepankan dalam setiap proyek pembangunan. Dengan percepatan ini, Panti Sosial Bina Tunas Harapan diharapkan bisa segera difungsikan secara maksimal dalam waktu dekat untuk melayani warga binaan di Poso.