PALU — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, memandang peluang besar olahraga biliar untuk berkembang menjadi industri olahraga (sport industry) yang menggerakkan ekonomi daerah. Hal ini disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Sulawesi Tengah masa bakti 2025-2029 di Hotel Santika.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memandang biliar bukan sekadar hobi, melainkan sektor produktif yang menjanjikan. Momentum pelantikan ini menjadi titik awal penguatan ekosistem pembinaan atlet yang berkelanjutan lewat sinergitas multipihak di Bumi Tadulako.
Peluang Investasi Pusat Biliar Terlengkap di Sulawesi Tengah
Wagub Reny Lamadjido mengungkapkan adanya ketertarikan investor untuk menanamkan modal di sektor olahraga bola sodok ini. Pembangunan fasilitas biliar berstandar internasional diharapkan menjadi magnet baru bagi pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus pusat pembinaan atlet.
“Saya dan Pak Gub siap membackup biliar, yang siap membawa Sulteng menjadi kekuatan baru di kancah biliar nasional,” tegas Wagub Reny di hadapan jajaran pengurus POBSI.
Sinergi antara pemerintah dan swasta menjadi kunci utama. Fasilitas yang memadai akan mendukung program kerja POBSI Sulteng dalam menyelenggarakan turnamen rutin yang berdampak pada sektor pariwisata dan UMKM di sekitar lokasi kegiatan.
Munculnya Talenta Muda Fajar Alamri Asal Tolitoli
Potensi prestasi Sulawesi Tengah kini tertuju pada sosok Fajar Alamri. Pebiliar cilik berusia 5 tahun asal Tolitoli ini telah mencuri perhatian publik internasional melalui keterampilan teknisnya yang luar biasa di atas meja hijau.
Kehadiran talenta muda seperti Fajar menjadi sinyal kuat perlunya sistem pembinaan sejak dini. POBSI Sulteng di bawah kepemimpinan Andi Raharja Limbunan diharapkan mampu memetakan bibit unggul dari berbagai kabupaten untuk dipersiapkan menuju level profesional.
Ketua Panitia Pelaksana, Moh. Rivan Burase, menekankan pentingnya kolaborasi multipihak dalam sambutannya. Keberhasilan pembinaan atlet tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan butuh dukungan dari KONI, pemerintah daerah, hingga sektor swasta.
Target Medali dan Persiapan Menuju PON 2028
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memasang target tinggi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 mendatang. Biliar diproyeksikan menjadi salah satu cabang olahraga unggulan yang mampu menyumbangkan medali bagi kontingen Sulawesi Tengah.
Langkah strategis segera disusun untuk memastikan para atlet mendapatkan jam terbang kompetisi yang cukup. Selain aspek teknis, penguatan mental bertanding menjadi fokus utama dalam mencetak juara nasional baru dari wilayah ini.
Acara pelantikan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Sekjen POBSI Pusat dan Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf. Hadir pula Anggota DPRD Sulteng Henri Kusuma Muhidin serta Wakil Walikota Palu Imelda Muhidin untuk memberikan dukungan bagi kemajuan prestasi olahraga daerah.