SULAWESI TENGAH — Maskapai AirBorneo akan membuka rute perdana Jakarta-Sarawak dari Bandara Soekarno Hatta pada akhir Oktober 2026, menghubungkan traveler Indonesia ke destinasi di Pulau Borneo yang selama ini hanya bisa dijangkau lewat penerbangan transit. Maskapai yang berpusat di Sarawak ini mengoperasikan pesawat ATR untuk penerbangan regional dan telah melayani rute Kuching-Kuala Lumpur serta Kuching-Singapura sejak Juli. Pembukaan rute Jakarta menjadi langkah ekspansi pertama AirBorneo ke luar Malaysia.
AirBorneo resmi beroperasional sejak 1 Januari 2026 dan kini menyiapkan penerbangan langsung dari Jakarta menuju Sarawak. CEO AirBorneo, Megat Ardian Wira, menyatakan optimismenya bahwa konektivitas baru ini akan membuka peluang lebih luas bagi traveler Indonesia.
Penerbangan ini menggunakan armada ATR yang selama ini melayani rute-rute regional di sekitar Sarawak. Sebelumnya, AirBorneo sudah membuka rute Kuching-Kuala Lumpur dan Kuching-Singapura pada Juli, dan rute Jakarta menjadi tujuan internasional terbaru mereka.
AirBorneo menyediakan dua kelas penerbangan, yaitu ekonomi dan bisnis. Penumpang juga mendapat flight meal dengan menu khas Borneo, free seat selection, serta bagasi gratis hingga 43 kg.
"Terkait harga tiket dan jadwal segera kami kabarkan. Namun untuk pelayanan, kami menyediakan kelas ekonomi dan bisnis, flight meal dengan menu khas Borneo, free seat selection, hingga gratis bagasi up to 43 kg," ujar Megat dalam jumpa media di Jakarta.
Soal harga, Megat menyebut tiket AirBorneo akan dijual dengan harga kompetitif. Jadwal dan tarif resmi masih dalam proses finalisasi dan akan diumumkan menjelang pembukaan rute.
Traveler yang ingin memesan tiket AirBorneo bisa mengakses website dan aplikasi resmi maskapai. AirBorneo juga tengah menyusun kerja sama dengan travel agent dan OTA (online travel agent) agar tiket lebih mudah didapat.
Untuk sementara, pemesanan langsung melalui kanal digital maskapai menjadi cara paling cepat sebelum kerja sama dengan mitra perjalanan rampung.
Sarawak berada di daratan Borneo yang sama dengan Kalimantan, sehingga identitas budaya Dayak dan alam tropisnya terasa akrab bagi traveler Indonesia. Provinsi Malaysia ini punya tiga situs yang diakui UNESCO.
Taman Nasional Gunung Mulu dan Warisan Arkeologi Kompleks Gua Taman Nasional Niah terdaftar sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO. Keduanya menawarkan lanskap karst, gua purba, dan hutan hujan yang menjadi daya tarik utama wisatawan internasional.
Sarawak Delta baru saja diakui sebagai UNESCO Global Geopark. Status ini menambah daftar destinasi alam Sarawak yang layak masuk rencana perjalanan traveler Indonesia.
Rute Jakarta-Sarawak memangkas waktu perjalanan yang selama ini harus transit di Kuala Lumpur atau Singapura. Konektivitas langsung ini juga membuka opsi perjalanan bisnis, medis, dan wisata bagi warga kedua negara.
"Kami berharap dengan rute baru ini bisa memberikan dampak mulai dari menjembatani bisnis, perjalanan untuk medis, berwisata hingga memberikan kenyamanan maksimal dalam penerbangan. Kami melihat permintaan ke Jakarta cukup tinggi," kata Megat.
Bagi traveler yang penasaran dengan wisata Borneo di sisi Malaysia, penerbangan AirBorneo bisa menjadi pilihan baru. Pantau kanal resmi maskapai untuk jadwal dan harga tiket yang akan diumumkan dalam waktu dekat.