Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong memasok sekitar 40 ribu liter air bersih ke lima desa di dua kecamatan yang terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino di Sulawesi Tengah. Suplai air menyasar Desa Kayu Agung di Kecamatan Mepanga serta Desa Tirta Nagaya, Gunung Sari, Santigi, dan Bolano Barat di Kecamatan Bolano. Petugas juga menangani kebakaran hutan dan lahan di Desa Patunasugi yang menghanguskan lahan warga.
PARIGI MOUTONG — Sebanyak 8 ribu liter air bersih dialokasikan untuk Desa Kayu Agung, Kecamatan Mepanga, yang lahan kebun warganya terdampak kemarau sekitar 12 hektare. Sisa 32 ribu liter disuplai ke empat desa di Kecamatan Bolano dengan luas kebun terdampak mencapai 44,8 hektare.
Pelaksana tugas Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai menyatakan kekeringan masih berlanjut hingga Oktober 2026. Tim satgas siaga darurat terus memantau dan menanggulangi dampak kemarau di sejumlah wilayah kabupaten itu.
Lima desa yang menjadi sasaran pasokan air bersih tersebar di dua kecamatan berbeda. Rinciannya sebagai berikut:
"Lima desa di dua kecamatan di Kabupaten Parigi Moutong terdampak kekeringan, sehingga petugas memasok sekitar 40 ribu liter untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat," kata Rivai saat dihubungi dari Palu.
Suplai air bersih dijalankan posko Satuan Tugas Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan dan Kekeringan Kecamatan Bolano dan Mepanga. Tim gabungan terdiri dari personel BPBD, Satpol-PP, relawan PMI, serta petugas Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tengah Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.
Rivai menyebut tim yang sama juga diterjunkan untuk penanganan karhutla di Desa Patunasugi, Kecamatan Bolano Lambunu. Luas lahan terdampak mencapai sekitar 3 hektare dan turut membakar kebun milik warga setempat.
Penanganan karhutla di Patunasugi melibatkan TNI/Polri, aparat desa, dan masyarakat setempat. Satu unit mobil pemadam kebakaran milik TNI dikerahkan untuk memadamkan api.
"Hingga pukul 21.00 WITA api telah berhasil dipadamkan. Satu unit mobil pemadam kebakaran milik TNI dikerahkan memadamkan api," ujar Rivai.
BPBD Parigi Moutong belum menyebut kapan pasokan air bersih akan dihentikan. Satgas siaga darurat masih beroperasi selama kondisi kekeringan berlanjut di wilayah tersebut.