PALU — PT PLN (Persero) menggelar pemeliharaan berkala infrastruktur kelistrikan di Kota Palu dan kabupaten pendukung di Sulawesi Tengah. Pengerjaan teknis berlangsung sepanjang Minggu, 20 September 2026, dengan penghentian sementara aliran listrik di sejumlah titik.
Pemadaman bergilir mencakup kawasan pemukiman warga, area bisnis, dan fasilitas publik. Petugas lapangan dikerahkan untuk menuntaskan pekerjaan sesuai estimasi waktu yang ditetapkan PLN.
Penghentian pasokan listrik melingkupi beberapa titik di Kota Palu serta sejumlah kabupaten pendukung di Sulawesi Tengah. Warga di wilayah terdampak diimbau mengantisipasi gangguan aktivitas harian selama proses berlangsung.
PLN belum merinci jumlah pelanggan yang terdampak. Namun, cakupan pemadaman menyentuh kawasan padat aktivitas, mulai dari permukiman hingga pusat niaga.
PLN menyatakan pemeliharaan rutin ini penting untuk menjaga keandalan pasokan listrik. Langkah tersebut juga bertujuan mencegah potensi gangguan teknis yang lebih luas.
Selain itu, pembersihan penyulang dilakukan untuk menjamin keselamatan operasional jaringan. Petugas dikerahkan ke lapangan agar pengerjaan selesai sesuai jadwal.
Pelanggan diimbau mencabut peralatan elektronik dari stopkontak selama proses pemadaman. Langkah ini untuk menghindari lonjakan arus saat aliran listrik kembali menyala.
Jika pengerjaan teknis rampung lebih awal dari jadwal, pasokan listrik akan segera dinormalkan kembali. PLN menyebut normalisasi bisa berlangsung tanpa pemberitahuan susulan.
Pemadaman bergilir berpotensi mengganggu aktivitas harian warga di kawasan terdampak. Pelaku usaha di area bisnis juga perlu menyesuaikan operasional selama listrik belum menyala.
Warga yang berada di wilayah terdampak diminta memantau informasi resmi PLN untuk perkembangan jadwal. Pengerjaan teknis menjadi penentu kapan pasokan listrik kembali normal.