Pencarian

Satu Tahun Changan di Indonesia, Empat Model Listrik dan Target 27 Diler

Senin, 19 Oktober 2026 • 14:19:01 WIB
Satu Tahun Changan di Indonesia, Empat Model Listrik dan Target 27 Diler
Changan Indonesia menutup tahun pertama dengan empat model elektrifikasi dan target 27 diler pada 2026.

SULAWESI TENGAH — Changan Indonesia menutup tahun pertama operasinya dengan empat model elektrifikasi dan target 27 diler tersebar di berbagai kota. Pabrikan asal Tiongkok ini memulai perjalanan pada November 2025 lewat city car listrik Lumin, lalu menyusul Deepal S07, Deepal S05, dan Nevo Q05. Penambahan jaringan diler jadi fokus utama untuk mendekatkan layanan purnajual ke pemilik kendaraan.

Empat produk berbeda teknologi sudah dilepas Changan ke pasar Indonesia dalam kurun satu tahun. Rinciannya mencakup satu city car listrik murni, dua SUV listrik, dan satu SUV dengan dua pilihan sistem penggerak. Strategi produk yang agresif ini jadi pembeda Changan dibanding merek Tiongkok lain yang biasanya masuk dengan satu-dua model dulu.

Lumin Jadi Pembuka, Deepal S05 Bawa Teknologi Ganda

Changan Lumin menandai debut merek di Indonesia pada November 2025. City car listrik berdesain ringkas ini menyasar masyarakat urban yang butuh mobilitas lincah di perkotaan.

Setelah Lumin, Changan menghadirkan Deepal S07 sebagai SUV listrik dengan penekanan pada kenyamanan premium dan teknologi terkini. Model ini diposisikan untuk pemakaian dalam kota maupun perjalanan jarak jauh.

Deepal S05 menyusul dengan klaim sebagai SUV pertama di Indonesia yang menawarkan dua teknologi sekaligus, yakni BEV dan REEV. Teknologi Range Extended Electric Vehicle memungkinkan pengemudi menempuh jarak lebih jauh tanpa kecemasan soal daya baterai.

Model terbaru, Nevo Q05, menyasar keseimbangan antara efisiensi energi dan kenyamanan berkendara harian. Seluruh lini produk Changan di Indonesia saat ini berbasis elektrifikasi, tanpa satu pun model bermesin bensin murni.

Target 27 Diler untuk Dekatkan Layanan Servis

Changan menyadari kemudahan akses layanan purnajual jadi kunci menguatkan citra merek. Jaringan diler pun dibangun bertahap di berbagai kota.

Perusahaan menargetkan 27 diler berdiri di seluruh Indonesia pada 2026. Langkah ini bertujuan mendekatkan layanan servis dan akses suku cadang bagi konsumen, sekaligus memastikan pemilik kendaraan mendapat ketenangan saat berkendara.

Ekspansi jaringan ini menjelaskan mengapa mobil Changan makin sering terlihat di jalan berbagai kota. Tanpa diler memadai, konsumen cenderung ragu membeli kendaraan listrik dari merek pendatang baru.

Setiawan Surya: Fondasi untuk Pertumbuhan ke Depan

CEO Changan Indonesia Setiawan Surya menyebut pencapaian satu tahun sebagai momentum mengapresiasi dukungan konsumen, mitra, dan media. Dukungan itu dinilai memperkuat komitmen perusahaan terhadap industri otomotif nasional.

"Kami berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan yang relevan bagi masyarakat Indonesia, sekaligus membangun fondasi yang kuat untuk pertumbuhan kami ke depan. Ini adalah langkah awal dari perjalanan Changan untuk terus tumbuh, berinovasi, dan memberikan kontribusi bagi perkembangan mobilitas di Indonesia," ujar Setiawan Surya.

Dengan empat model di segmen elektrifikasi dan jaringan diler yang terus ditambah, tahun kedua Changan di Indonesia akan jadi ujian apakah strategi produk agresif ini berbuah volume penjualan. Pasar kendaraan listrik nasional masih kecil, tetapi persaingan antar merek Tiongkok makin ketat.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mobilinanews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks