Pencarian

Apple Garap iPhone Duo Sejak 2011, CEO John Ternus Ungkap Asal Mula

Minggu, 18 Oktober 2026 • 19:18:31 WIB
Apple Garap iPhone Duo Sejak 2011, CEO John Ternus Ungkap Asal Mula
CEO Apple John Ternus menyatakan keterlibatannya dalam proyek perangkat layar lipat telah dimulai sejak 2011.

SULAWESI TENGAH — CEO Apple John Ternus menyatakan keterlibatannya dalam proyek perangkat layar lipat sudah dimulai sejak 2011, jauh sebelum iPhone Duo resmi dibuka untuk pre-order. Pengakuan itu muncul dalam wawancara dengan majalah TIME, yang menempatkan iPhone Duo dalam daftar penemuan terbaik 2026. Keterbukaan Ternus memberi gambaran langka soal lamanya riset hardware Apple sebelum produk lipat pertama mereka dilepas ke pasar.

Lima engineer Apple, termasuk Ternus, mengajukan permohonan paten untuk perangkat elektronik yang dapat dilipat pada 2011. Pada tahap itu tim sudah menjajaki jenis baterai dan circuit board yang dibutuhkan untuk mewujudkan ide tersebut.

iPhone Duo sendiri kini sudah tersedia untuk dipesan lewat pre-order. Peluncurannya tergolong terlambat dibandingkan sejumlah vendor yang lebih dulu merilis ponsel lipat pada akhir dekade 2010-an.

Dasar Keyakinan pada Layar OLED Fleksibel

Ternus menyebut arah teknologi sudah terbaca sejak awal. Menurut dia, panel OLED pada akhirnya akan menjadi fleksibel dan membuka jalan bagi perangkat berlayar lipat.

"Terasa jelas bahwa pada akhirnya kita akan sampai pada titik di mana display OLED akan menjadi fleksibel," kata Ternus kepada TIME, seperti dikutip dari 9to5Mac, Jumat (16/10/2026).

Meski pasar sudah diisi produk pesaing, Ternus tidak terkesan dengan perangkat generasi awal tersebut. Penilaiannya keras.

"Contoh-contoh lain di dunia terasa murahan dan jelek," ujarnya.

Tekanan Ternus di Balik Hilangnya Tanda Lipatan

Richard Dinh, VP of Product Design Apple, mengisahkan dorongan Ternus agar tim mencari solusi untuk meminimalisir tanda lipatan di tengah layar. Arahan itu disebut memberi keberanian bagi tim desain untuk menembus batas inovasi dan manufaktur.

Upaya tersebut melibatkan kunjungan ke sejumlah pemasok di berbagai negara. Hasilnya adalah teknologi nanotexture yang akhirnya dipakai pada iPhone Duo.

"Lalu dia berkata, 'Dengar Rich, kamu akan tahu kapan saatnya melakukan sesuatu yang tepat.' Dan itu memberikan kami kepercayaan diri untuk mendobrak batasan inovasi dan manufaktur, dan terbang ke penjuru dunia untuk menghubungkan seluruh pemasok kami dan akhirnya menciptakan teknologi nanotexture," kata Dinh.

Fokus Desain di Awal Masa Jabatan

Wawancara TIME juga mengungkap bahwa Ternus menempatkan desain sebagai prioritas utama di awal masa jabatannya sebagai CEO. Perhatian pada detail desain itu terlihat dari keterlibatannya langsung dalam pengembangan perangkat lipat.

Beban menjelang peluncuran iPhone 18 series dan iPhone Duo sempat berdampak pada kondisi fisiknya. Ternus mengaku kurang tidur hingga tangannya gemetar saat tampil di livestream YouTube iShowSpeed.

"Saat itu saya sedang dipenuhi adrenalin, kafein, dan kegembiraan untuk hari itu," ucap Ternus.

Bagi pasar Indonesia, iPhone Duo menjadi ujian bagi Apple untuk membuktikan bahwa pendekatan riset panjangnya menghasilkan perangkat lipat yang berbeda dari kompetitor. Harga dan ketersediaan resmi di Tanah Air belum diungkap dalam bahan ini.

Follow sultengmonitor.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks