MOROWALI — Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H. menegaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan TNI AD bukan sekadar agenda administratif. Dalam sambutannya, ia menyebut prosesi ini merupakan penyegaran organisasi agar pelaksanaan tugas pokok, khususnya pembinaan teritorial, tetap optimal.
Wilayah Dinamis Butuh Komandan yang Sigap
Danrem 132/Tadulako menyoroti posisi strategis Kodim 1311/Morowali yang membawahi dua kabupaten, yakni Morowali dan Morowali Utara. Menurutnya, karakteristik wilayah yang dinamis, potensi sumber daya alam yang besar, serta keragaman tantangan sosial dan kebencanaan memerlukan kepemimpinan yang adaptif.
“Kodim harus mampu menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pembangunan daerah,” tegas Suntara di hadapan para perwira, prajurit, dan pengurus Persit KCK Koorcab Rem 132.
Apresiasi untuk Pejabat Lama, Amanah Baru untuk Pejabat Baru
Kepada Letkol Inf Abraham S. Panjaitan beserta istri, Brigjen Suntara menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan loyalitas selama memimpin Kodim 1311/Morowali. Sementara itu, kepada Letkol Inf Boyke Baja Imanuel Sirait, ia berharap agar sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dapat terus diperkuat.
“Tongkat komando boleh berganti, namun semangat pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara harus tetap menyala demi mewujudkan keamanan, ketertiban, dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Danrem dalam amanatnya.
Sejumlah Pejabat Korem Turut Hadir
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu turut dihadiri oleh jajaran Korem 132/Tadulako. Beberapa di antaranya adalah Kasilog Kasrem Kolonel Czi Asst. Prof. Dr. Dwi Joka Siswanto, Kasiops Kasrem Kolonel Inf Andy Irawan, serta Kasipers Kasrem Letkol Inf Denny Octavianto. Ketua Koorcab Rem 132 PD XXIII/PW beserta pengurus Persit KCK Koorcab Rem 132 juga tampak mendampingi jalannya upacara.