Seorang pengguna Reddit dengan nama akun yayoshorti membagikan tangkapan layar pada awal Juni 2026 yang memperlihatkan ikon lampu lalu lintas di peta Waze. Dalam unggahan itu, ia bertanya kapan fitur tersebut ditambahkan. Beberapa pengguna lain menjawab bahwa mereka sudah melihatnya selama berminggu-minggu, sementara yang lain—termasuk editor Waze—mengaku belum mendapatkannya. Hal ini menandakan bahwa Google masih melakukan uji coba terbatas, setelah sebelumnya fitur serupa terdeteksi dalam versi beta sejak Desember 2025.
Bukan Sekadar Hiasan Peta, Ini Fungsi Asli Lampu Lalu Lintas
Banyak yang mengira lampu lalu lintas di peta navigasi hanya untuk mempercantik tampilan. Faktanya, fitur ini memiliki fungsi navigasi yang konkret. Google menjelaskan pada 2022 bahwa detail jalan yang lebih akurat—termasuk lampu lalu lintas, rambu stop, dan bentuk jalan—membantu pengemudi mengurangi stres saat melintasi rute yang asing.
Apple Maps, misalnya, menggunakan lampu lalu lintas sebagai penanda alami. Alih-alih mengatakan "belok kiri dalam 500 meter", Siri bisa memberi perintah "belok kiri di lampu lalu lintas berikutnya". Pendekatan ini membuat navigasi terasa lebih intuitif, terutama di persimpangan kompleks di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, atau Bandung.
Mengapa Google Butuh Waktu Begitu Lama untuk Waze?
Google Maps dan Waze sebenarnya sudah berada di bawah satu tim sejak akhir 2022. Namun, kedua aplikasi tetap mempertahankan identitas masing-masing. Google Maps dirancang sebagai peta serba guna—untuk berjalan kaki, naik bus, atau mencari restoran di sepanjang jalan. Sementara Waze tetap fokus pada satu hal: efisiensi berkendara dengan bantuan laporan dari komunitas.
Laporan kecelakaan, polisi tidur, atau kemacetan yang dikirim sesama pengguna adalah ciri khas Waze yang tidak dimiliki Google Maps. Fitur inilah yang membuat banyak pengguna setia bertahan, meskipun tampilan peta Waze cenderung lebih sederhana. Menambahkan lampu lalu lintas ke Waze mungkin bukan prioritas utama Google selama bertahun-tahun karena mereka menganggap pengguna Waze lebih mementingkan kecepatan daripada detail visual peta.
Belum Semua Pengguna Dapat Menikmatinya
Sampai berita ini ditulis, Google belum mengumumkan jadwal peluncuran global untuk fitur lampu lalu lintas di Waze. Pengguna di beberapa negara sudah mulai melihatnya, tetapi masih banyak yang belum. Untuk pengguna di Indonesia, belum ada konfirmasi apakah fitur ini akan hadir bersamaan dengan peluncuran global atau tertunda karena penyesuaian data peta lokal.
Satu hal yang pasti: setelah hampir enam tahun sejak Apple Maps memulai tren ini, Waze akhirnya mengikuti. Meskipun terlambat, kehadiran lampu lalu lintas di Waze akan membuat navigasi terasa lebih lengkap—tanpa harus mengorbankan kesederhanaan yang selama ini menjadi daya tarik utamanya.