SULAWESI TENGAH — Area Manager Communications, Relations & CSR Regional JBB Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, mengatakan seluruh sarana dan fasilitas BBM yang menyuplai wilayah Jabodetabek, Banten, dan Jawa Barat saat ini beroperasi dalam kondisi baik.
“Saat ini kami fokus pada penjadwalan Mobil Tanki yang melayani SPBU dengan tingkat serapan BBM tinggi, sambil terus memantau kondisi pasokan dan menjaga distribusi sesuai kebutuhan masing-masing wilayah,” ujar Satria dalam keterangan resmi, kemarin.
Pertamina juga mengapresiasi konsumen yang dinilai sudah bijak menggunakan BBM sesuai peruntukannya. Masyarakat diminta ikut serta mewujudkan distribusi yang tepat sasaran.
Digitalisasi Distribusi dan SPBU Siaga 24 Jam
Untuk memastikan kelancaran pasokan, Pertamina memantau aktivitas penyaluran energi secara digital melalui sistem Real-Time Control (RTC). Sistem ini mengawasi operasional mobil tangki agar berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan perusahaan.
Sebanyak 309 SPBU yang berada di jalur potensial beroperasi selama 24 jam. Selain itu, 59 unit mobile storage disiagakan sebagai SPBU cadangan atau kantong suplai BBM jika terjadi lonjakan permintaan mendadak.
“Masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM. Pertamina berkomitmen menyediakan pasokan guna mendukung aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Satria.
Saluran Pengaduan untuk Konsumen
Apabila masyarakat menemukan kendala atau membutuhkan informasi lebih lanjut, Pertamina menyediakan layanan Pertamina Contact Center (PCC) di nomor 135 atau melalui alamat email [email protected].
Komitmen serupa juga berlaku di luar Jawa. Sebelumnya, Pertamina memastikan stok BBM di wilayah Riau dalam kondisi aman dan terjaga. Pemerintah daerah bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) berkomitmen menjaga integritas dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku di daerah tersebut.