Pencarian

Harga Emas Antam Naik Lagi ke Rp2.711.000 per Gram, Cetak Rekor Baru di Tengah Kekhawatiran Inflasi Global

Sabtu, 13 Juni 2026 • 10:25:31 WIB
Harga Emas Antam Naik Lagi ke Rp2.711.000 per Gram, Cetak Rekor Baru di Tengah Kekhawatiran Inflasi Global
Harga emas Antam naik ke Rp2.711.000 per gram di tengah kekhawatiran inflasi global.

SULAWESI TENGAH — Kenaikan ini terjadi di tengah gejolak pasar keuangan global. Investor berbondong-bondong masuk ke aset safe haven seperti emas, didorong oleh data inflasi Amerika Serikat yang masih panas dan ketidakpastian arah suku bunga acuan The Fed. Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam tercatat sudah naik lebih dari 2 persen.

Buyback Ikut Terbang, Selisih Harga Masih Terjaga

Harga buyback yang ditetapkan Antam hari ini naik Rp20.000 menjadi Rp2.511.000 per gram. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali (spread) saat ini sekitar Rp200.000 per gram, atau setara 7,4 persen dari harga jual. Angka ini masih dalam kisaran normal untuk perdagangan emas batangan di Indonesia.

Bagi investor yang membeli emas Antam saat harga masih di kisaran Rp2,4 juta per gram beberapa bulan lalu, keuntungan kertas (paper gain) yang bisa diraih saat ini sudah mencapai lebih dari 12 persen. Namun, keuntungan baru terealisasi jika emas dijual kembali ke Antam atau mitra penjualan resmi.

Pecahan 0,5 Gram Paling Laris di Kalangan Milenial

Menariknya, tren kenaikan harga ini justru mendorong permintaan terhadap pecahan kecil. Data dari beberapa distributor emas di Jakarta menunjukkan, pecahan 0,5 gram dan 1 gram menjadi yang paling banyak diburu dalam dua pekan terakhir. Pola ini lazim terjadi saat harga sedang tinggi: investor ritel memilih akumulasi bertahap dengan modal lebih ringan.

"Mereka enggak mau ketinggalan tren, tapi juga enggak berani ambil posisi besar di harga setinggi ini. Jadi milih beli sedikit-sedikit, rutin," ujar seorang pengelola butik emas di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur.

Sentimen Global Masih Jadi Motor Utama

Pergerakan harga emas Antam nyaris sepenuhnya mengacu pada harga emas dunia (spot gold) yang pada Jumat (12/6) malam ditutup di atas level USD 2.900 per troy ons. Penguatan dolar AS yang sempat menekan emas pada awal pekan kini mulai mereda, seiring ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga lebih lama.

Analis komoditas menilai, selama data inflasi inti AS belum menunjukkan penurunan signifikan, emas masih akan menjadi primadona. "Ini bukan sekadar tren sesaat. Ini flight to quality yang struktural," kata seorang pengamat pasar logam mulia.

Catatan Buat Pembeli: Cek Harga Sebelum Transaksi

Harga emas Antam bisa berubah setiap hari kerja, dan bahkan bisa berbeda antara pagi dan siang hari jika ada penyesuaian dari logam mulia. Pembeli disarankan untuk selalu mengecek harga resmi di situs Logam Mulia Antam atau aplikasi mitra resmi sebelum melakukan transaksi. Harga buyback juga penting dicermati, terutama bagi yang berniat menjual kembali dalam waktu dekat.

Bagikan
Sumber: cnbcindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks