MOROWALI — Rangkaian kegiatan diawali dengan olahraga bersama yang bertujuan meningkatkan kebugaran dan daya tahan tubuh pegawai. Setelah itu, para pegawai mengikuti pembinaan rohani yang diisi dengan penyampaian nilai-nilai integritas, disiplin, dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Keseimbangan Fisik dan Mental Jadi Modal Dasar Pelayanan
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Morowali, Yusva Aditya, menyampaikan bahwa kesehatan jasmani dan rohani merupakan modal penting dalam mendukung kinerja organisasi. Menurutnya, pegawai yang sehat secara fisik dan mental akan mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun budaya kerja yang sehat, produktif, dan penuh kebersamaan. Semangat Imigrasi untuk Rakyat harus didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki kondisi fisik yang prima, mental yang kuat, serta komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Yusva dalam keterangan yang diterima redaksi.
Apresiasi dari Kantor Wilayah: Pembinaan Berkelanjutan untuk ASN Profesional
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah, Arief Hazairin Satoto, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk pembinaan pegawai yang positif dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan publik sangat dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankannya.
Oleh karena itu, kegiatan yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan spiritual pegawai perlu terus dilaksanakan. Hal ini dinilai penting untuk menciptakan aparatur yang profesional, berintegritas, dan siap memberikan pelayanan keimigrasian yang prima kepada masyarakat.
Kegiatan Rutin atau Program Baru?
Kegiatan “Imigrasi Morowali Sehat Jasmani dan Rohani” ini menjadi salah satu upaya pembinaan internal yang dilakukan secara berkala. Dengan menggabungkan olahraga dan pembinaan rohani dalam satu rangkaian, kantor imigrasi setempat berharap dapat membangun keseimbangan antara kesehatan fisik dan spiritual pegawai.
Hal ini diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan semangat kerja, profesionalisme, dan dedikasi pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan keimigrasian kepada masyarakat di wilayah Morowali dan sekitarnya.