Pencarian

Saham Bank BUMN Anjlok, Dasco Panggil Bos BRI, BNI, Mandiri Bahas Gejolak Global

Selasa, 09 Juni 2026 • 13:42:14 WIB
Saham Bank BUMN Anjlok, Dasco Panggil Bos BRI, BNI, Mandiri Bahas Gejolak Global
Dasco menggelar rapat koordinasi dengan direksi Bank BUMN dan perwakilan pemerintah di Sulawesi Tengah.

SULAWESI TENGAH — Dalam rapat yang berlangsung di ruang Nusantara III, Dasco mengundang jajaran direksi BUMN perbankan serta perwakilan pemerintah. Hadir antara lain Ketua Badan Pengaturan BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Dari sisi perbankan, tampak Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan, Dirut BRI Hery Gunardi, Dirut Bank Mandiri Riduan, serta pimpinan Taspen dan INA.

"Kami melakukan koordinasi serta evaluasi terhadap situasi perbankan di Tanah Air," kata Dasco usai pertemuan, Selasa (9/6/2026).

Menurut Dasco, meski harga saham bank BUMN terperosok dalam sepekan terakhir, kinerja fundamental perusahaan justru mencatat rekor terbaik. Ia menyebut penurunan harga saham lebih disebabkan oleh gejolak pasar global yang saat ini sedang tidak menentu. "Sebenarnya bagus-bagus, tapi kemudian dengan situasi pasar yang dipengaruhi global, berdampak," ujarnya.

BNI Beberkan Data: Kredit dan Dana Pihak Ketiga Tumbuh Dua Digit

Direktur Utama BNI Putrama Wahju Setyawan memaparkan data kinerja Himbara di hadapan pimpinan DPR. Ia menyebut rata-rata pertumbuhan kredit bank pelat merah mencapai kisaran 20%, sementara dana pihak ketiga (DPK) tumbuh di angka 20-30%.

"Tadi kami melaporkan kepada pimpinan DPR mengenai kinerja emiten dari Himbara. Dapat kami sampaikan secara fundamental kinerja di Himbara ini sangat bagus dan saat ini adalah kinerja terbaiknya Himbara," tutur Putrama.

Putrama meminta investor dan masyarakat tidak perlu panik. Menurutnya, kondisi fundamental perbankan BUMN saat ini jauh lebih sehat dibanding periode krisis sebelumnya. "Jadi dapat kami sampaikan bahwa saat ini kinerja Himbara secara fundamental sangat bagus, sehingga rasanya tidak perlu ada kekhawatiran, keraguan terhadap kondisi fundamental di bursa," ucapnya.

Langkah DPR dan Pemerintah Selanjutnya

Pertemuan ini menjadi sinyal bahwa DPR dan pemerintah terus memantau gejolak pasar modal yang belakangan menghantam saham-saham berkapitalisasi besar. Meski tidak ada keputusan intervensi langsung yang diumumkan, koordinasi antara legislatif, regulator, dan direksi BUMN dinilai penting untuk menjaga kepercayaan pasar.

Hingga berita ini diturunkan, harga saham BRI, BNI, dan Bank Mandiri masih berada di zona merah dalam sepekan terakhir. Namun, para direksi optimistis kinerja kredit dan laba yang solid akan menjadi katalis pemulihan harga dalam jangka menengah.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks