KOLONODALE — KONI Morowali Utara tidak hanya mengejar jumlah cabor yang diikutkan, tetapi juga memprioritaskan cabang-cabang yang konsisten menyumbang prestasi di tingkat daerah dan provinsi. Hal itu ditegaskan dalam raker yang dipimpin Dewan Penyantun KONI Morowali Utara sekaligus Sekretaris Daerah setempat, Ir. Musda Guntur, MM.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Olahraga harus dibangun dengan semangat teamwork dan kolaborasi. Semua potensi yang ada, termasuk dukungan perusahaan-perusahaan, harus kita rangkul bersama demi kemajuan olahraga Morowali Utara,” ujar Musda Guntur dalam sambutannya.
Target Realistis di Porprov 2026
Musda Guntur menambahkan, target yang dipasang untuk Porprov mendatang cukup realistis, yakni berada di posisi menengah klasemen akhir. Namun, ia optimistis dengan kerja keras, disiplin, dan kebersamaan, Morowali Utara bisa menghasilkan kejutan prestasi.
Pemerintah daerah, kata dia, hadir sebagai fasilitator. Keberhasilan pembinaan olahraga sangat tergantung pada kekompakan organisasi, kreativitas pengurus, dan kemampuan membangun jejaring dukungan berkelanjutan dari dunia usaha serta elemen masyarakat.
23 Cabor dengan 420 Nomor Pertandingan
Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Morowali Utara, Moh. Ridho Hamza, S.Pi., M.Si., AIFO-P, yang memandu jalannya rapat, merinci 23 cabor yang dipersiapkan. Cabang-cabang itu meliputi atletik, balap motor, bola basket 3×3 dan 5×5, bola voli indoor dan pasir, bulutangkis, dayung, futsal, grasstrack, karate, kick boxing, lari trail, panjat tebing, pencak silat, sepak bola, sepak takraw, taekwondo, tenis, tinju, arung jeram, hingga e-sport Indonesia.
“Seluruh agenda mendesak harus kita optimalkan bersama, khususnya menyangkut persiapan Porprov, penguatan organisasi, pembinaan atlet, hingga kebutuhan fasilitas dan pendanaan cabor,” ujar Ridho.
Evaluasi Kendala dan Strategi Pembinaan
Raker tersebut juga menjadi forum evaluasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi masing-masing cabor. Menurut Ridho, forum itu menjadi momentum penting untuk merumuskan langkah strategis ke depan, termasuk program peningkatan kinerja setiap cabang.
Ia menekankan, KONI tidak hanya mengejar banyaknya cabor yang ikut bertanding, melainkan fokus pada cabor-cabor prioritas yang memiliki potensi prestasi. Pembahasan juga menyentuh penguatan tata kelola organisasi, kebutuhan pendanaan, dan fasilitas olahraga.
Musorda KONI Morowali Utara Segera Digelar
Selain agenda pembinaan prestasi, rapat kerja juga membahas persiapan Musyawarah Olahraga Daerah (Musorda) KONI Morowali Utara yang direncanakan berlangsung pada akhir Juni 2026. Proses pengesahan keanggotaan KONI Kabupaten Morowali Utara turut menjadi salah satu poin bahasan.
Forum tersebut diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi olahraga yang lebih profesional, modern, dan berdaya saing. Semangat kebersamaan, menurut pengurus, menjadi kunci agar pembinaan olahraga daerah terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet terbaik yang mampu mengharumkan nama Morowali Utara di tingkat provinsi maupun nasional.